Pemkab Tabalong Konsentrasi Supaya Masyarakat Taati Anjuran Pemerintah

 84 total views,  1 views today

Foto : Ilustrsi/Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor saat tinjau langsung Posko Skrinning Covid -19 di perbatasan Kalsel dengan Kalteng, di Kabupaten Tabalong beberapa waktu lalu/Istimewa

Tanjung, Mercubenua.net – Kabupaten Tabalong memasuki fase ketiga atau tahap pemulihan dari dampak pandemi covid -19.

Dalam fase ketiga ini Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani mengungkapkan akan lebih banyak berkonsentrasi agar masyarakat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Anang menegaskan akan melakukan upaya penambahan tempat cuci tangan, pembagian masker serta sosialisasi dalam mematuhi semua anjuran pemerintah kepada masyarakat.

“Upaya untuk menambah tempat cuci tangan, masker dan sosialisasi akan lebih kita gencarkan lagi. Dengan cara itu Tabalong bisa membantu Kalsel, terutama tidak terjadi kasus impor dari Kalteng dan Kaltim yang bisa masuk lewat Tabalong,” pungkasnya.

Ketika tim gugus tugas provinsi melaksanakan monitoring dan evaluasi percepatan penanganan covid-19 di Tabalong, di eks RSUD Tanjung, Senin (25/5) lalu, Anang menyampaikan bahwa Tabalong memposisikan diri untuk membantu meringankan beban gugus tugas covid-19 provinsi dalam percepatan pemutusan mata rantai covid-19.

Selain itu, menurutnya dengan memperkuat perbatasan dengan menempatkan tujuh posko di perbatasan antar provinsi akan membantu meringankan beban gugus tugas covid-19 untuk memutus penyebaran virus corona.
Terlebih agar tidak terjadi kasus Impor dari Kaltim dan Kalteng yang bisa masuk ke Tabalong lewat jalur perbatasan.

“Selain memperkuat seluruh perbatasan dengan 7 posko, saya juga berharap paling tidak pada surat edaran dari gubernur agar para pedagang yang dari kabupaten lain selama pandemi covid-19 ini tidak berjualan di Tabalong,” pungkas Anang. (mercubenua)