Warga Tak Kenakan Masker Disuruh Putar Balik

 291 total views,  1 views today

  • Penegakan Disiplin Perbup Nomor 26 Tahun 2020
Foto : Istimewa

Perlu diketahui apabila melanggar Perbup Nomor 26 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Protokol Kesehatan Covid -19 Dalam Tatanan Masyarakat yang Produktif dan Aman di Kabupaten Tabalong, akan dikenakan sanksi.

Tanjung, Mercubenua.net – Tiga Pilar Kecamatan Tanta melakukan penegakan disiplin terhadap Peraturan Bupati Tabalong (Perbup) Nomor 26 Tahun 2020 tentang pedoman pelakaanaan protokol kesehatan pada masa Pandemi Covid -19, dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Kedapatan tidak mengenakan masker pengguna jalan di Kecamatan Tanta diminta untuk putar balik (pulang, red).

Camat Tanta, Gusti Judid Ikhsan Permana, bersama Kapolsek Tanta, Iptu P Siregar, dan Danramil Tanta, Kapten Hartoto serta jajarannya melakukan pemantauan aktivitas masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan Perbup Nomor 26 Tahun 2020 di Simpang Masjid Noor Desa Tanta, Selasa (1/9) tadi.

Saat pemantauan yang dilakukan Tiga Pilar Kecamatan Tanta dari Pukul 07.30 wita – 09.00 wita ditemukan 25 warga yang tidak mengenakan masker atau melanggar Perbup Nomor 26 Tahun 2020. Sementara terhadap pelanggar tersebut diberikan sanksi berupa teguran secara lisan hingga 10 orang di antaranya diminta untuk pulang karena tak kenakan masker.

Kapolsek Tanta, Iptu P Siregar, mengatakan penegakan disiplin masyarakat terkait Perbup tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Lanjutnya, Perbup Tabalong Nomor 26 Tahun 2020 tentang kewajiban mengenakan masker hari ini mulai diterapkan.

Perlu diketahui apabila melanggar Perbup Nomor 26 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Peningkatan Protokol Kesehatan Covid -19 Dalam Tatanan Masyarakat yang Produktif dan Aman di Kabupaten Tabalong, akan dikenakan sanksi.

Setidaknya ada 12 sanksi yang mengancam pelanggar Perbup tersebut yaitu, Sanksi Teguran Lisan, Perintah berupa keharusan membeli masker, Perintah untuk tidak melanjutkan kegiatan/perjalanan (kembali ketempat semula/pulang), Sanksi Kerja Sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum, Peringatan tertulis, Pembubaran kegiatan dalam hal terjadi keramaian /kerumunan, Penghentian sementara kegiatan, Penghentian sementara pelayanan umum, Penutupan Lokasi, Penghentian Tetap Kegiatan, dan Pencabutan sementara izin serta Pencabutan izin. (mercubenua)