Kesempatan Reses Anggota DPRD, Warga Keluhkan ini

 29 total views,  3 views today

Foto : Reses di Kecamatan Kelua

“Sudah lewat masa tanam baru bantuan bibit kita terima, umur padi sudah ada yang dua bulanan atau lebih. Biasanya kita mulai mengolah bibit padi di bulan satu atau dua bulan masehi”, jelas Rajudin. 

Tanjung, Mercubenua.net – Pada kesempatan reses atau penyerapan aspirasi masyarakat yang dilakukan anggota DPRD Tabalong Daerah Pemilihan (Dapil) II (meliputi Kecamatan Pugaan, Banua Lawas, Kelua dan Muara Harus, red) yang dilakukan Hj. Noor Farida, SE, Rajudin warga di Dapil tersebut mengeluhkan bantuan bibit padi yang selalu terlambat datang.

Kepada Noor Farida, Rajudin mengungkapkan ia dan warga lainnya terpaksa harus mengkonsumsi bantuan bibit tersebut dikarenakan bantuan itu diterima dan diserahkan setelah selesai masa tanam padi.

“Sudah lewat masa tanam baru bantuan bibit kita terima, umur padi sudah ada yang dua bulanan atau lebih. Biasanya kita mulai mengolah bibit padi di bulan satu atau dua bulan masehi”, jelas Rajudin.

Ia berharap melalui reses ini, Noor Farida bisa mengupayakan kepada instansi terkait agar kedepan bantuan bibit tersebut tidak sia-sia sebab tidak sempat tertanam.

“Kepada Ibu Ida kita harap mudahan kedepan bantuan seperti bibit ini bisa cepat kita terima, kita terima sebelum masa tanam supaya bisa kita tanam dan tidak sia-sia bantuannya, mudahan Ibu Ida dan kawan-kawan di DPR bisa mengupayakan hal ini”, tukasnya.

Foto : Reses di Kecamatan Muara Harus

Menanggapi itu, Noor Farida dalam resesnya di Jalan Timbuk Sibaco, Kecamatan Kelua, Minggu Kemaren (21/2/2021), menyampaikan dirinya siap untuk segera mengkoordinasikan permasalahan tersebut dengan dinas terkait yakni Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong.

Sebelumnya ia menyatakan akan berusaha maksimal untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tabalong, termasuk diwilayah selatan.

Pada kesempatan itu Noor Farida juga mendorong masyarakat untuk membangun sinergi dengan sesama untuk membuat produk ekonomi kreatif guna meningkatkan perekonomian akibat pandemi covid -19 yang tidak bisa dipungkiri banyak menimbulkan kerugian, termasuk kesulitan ekonomi.

Sebelumnya dirinya juga sudah melakukan reses di Desa Murung Karangan, Kecamatan Muara Harus. Pada reses yang telah ia lakukan disamping permasalahan infrastruktur, masyarakat juga banyak menyampaikan permasalahan dampak banjir.

Diketahui, dari tanggal 18 hingga 23 Pebruari 2021 pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tabalong melakukan reses tahap I Tahun 2021. Dengan reses ini anggota DPRD diharapkan bisa menyerap aspirasi masyarakat yang belum tersampaikan ketika dilakukan musrenbang. Dalam reses ini warga diharapkan bisa menyampaikan aspirasi yang membawa banyak kepentingan untuk masyarakat. (din)