PAMMI Tabalong Sampaikan Aspirasi ke DPRD

 89 total views,  1 views today

  • Bertahan Dari Pandemi Artis Lokal Tabalong Banting Stir

 “Selama pendemi ini kegiatan kita kosong, bahkan ada pelaku seni dari PAMMI yang banting stir untuk memenuhi kebutuhan, seperti berjualan kue. Kedatangan kita ke DPRD siapa tahu ada solusi untuk kita bangkit dari pandemi ini”, ujar Mairi.

Tanjung, Mercubenua.net – Setahun terakhir akibat pandemi Covid -19, artis lokal di Kabupaten Tabalong harus rela berjualan kue untuk penuhi tuntutan ekonomi keluarga. Hal tersebut disampaikan Mairiansyah, Wakil Ketua Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Tabalong saat melakukan audiensi penyampaian aspirasi dengan anggota DPRD setempat, di Ruang Rapat Komisi III, Senin (22/3/2021) kemaren siang.

 “Selama pendemi ini kegiatan kita kosong, bahkan ada pelaku seni dari PAMMI yang banting stir untuk memenuhi kebutuhan, seperti berjualan kue. Kedatangan kita ke DPRD siapa tahu ada solusi untuk kita bangkit dari pandemi ini”, ujar Mairi.

Kedatangan PAMMI Tabalong di Gedung DPRD Tabalong disambut Wakil Ketua Komisi III, Hanafi Gobet dan  anggota Ahmad Helmi, Hanafi Gobet dan H. Mukhlis.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPRD Tabalong Ahmad Helmi mengaku prihatin dan berharap PAMMI bisa menjadi tuan rumah di Bumi Sarabakawa. ”Kita prihatin terhadap apa yang dialami oleh kawan-kawan PAMMI, kita semua juga terdampak pandemi”, ujar Helmi.

Pada kesempatan itu ia menyarankan PAMMI segera membentuk AD/ART atau legalitas hukum terkait nama PAMMI supaya bisa menjadi mitra daerah dalam melakukan pembangunan dalam bidang ekonomi kreatif.  “Kita siap menampung dan memperjuangkan aspirasi kawan-kawan PAMMI. Terlebih dahulu mereka harus melengkapi badan hukum, karena kita ketahui PAMMI sudah ada kepengurusannya, kalau ada badan hukum kita siap menjembatani PAMMI dengan Pemerintah Daerah untuk mencari jalan keluar akibat pandemi ini”, jelas Helmi.

Sementara, Hj. Noor Farida, SE anggota Komisi III DPRD Tabalong berharap keberadaan PAMMI Tabalong bisa menjadi pelaku usaha ekonomi kreatif dan menjadi sumber PAD Kabupaten Tabalong. Ia berharap PAMMI bisa melakukan inovasi, kekompakan dan menjalin kerjasama.

“Kita jangan sampai kehilangan kesempatan, PAMMI harus kreatif dan inovatif. Misalnya, disuatu daerah kita ada tempat wisata, jangan hanya wisata itu saja yang pengunjung ketahui, pengunjung harus mengetahui keberagaman dan hal lain dari Tabalong, nah disinilah PAMMI harus ambil peran dan kesempatan termasuk dengan melakukan kerjasama dengan pihak ketiga, seperti pengusaha”, ujar Noor Farida. (din)