Program Kampung Iwak di Balangan, Abdul Hadi Restocking Ikan Lokal

 18 total views,  2 views today

“Jangan sampai anakan ikan ikut ditangkap, apalagi dijual untuk dimakan. Tidak boleh. Kalau anakan ikan habis ditangkap, maka habislah sudah. Termasuk menjaga aktivitas penangkapan ikan yang terlarang, seperti dengan penyetruman, potasium atau racun kimia lainnya. Kelola dengan baik”, terang Hadi.

PARINGIN, Mercubenua.net – Bentangan rawa yang cukup luas di Wilayah Trans Lajar Papuyuan, Desa Matang Hanau dipandang Bupati Balangan, H Abdul Hadi sebagai anugerah.

“Mulai dari Desa Jungkal hingga Desa Matang Lurus, tersebar perairan umum dengan potensi perikanan yang cukup besar. Di Daerah Trans Lajar Papuyuan ini sendiri merupakan kawasan yang sangat besar potensi ikan lokalnya, seperti papuyu dan haruan, yang kita sama-sama tahu nilai ekonominya tinggi”, kata Abdul Hadi, saat acara Restocking Ikan Lokal Dalam Rangka Optimalisasi Kawasan Perairan Umum Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat, di Desa Matang Hanau kamis (10/6/2021) kemaren.

Hadi mengingatkan semuanya bisa terlibat dalam mengawasi kelestarian ikan tersebut. “Jangan sampai anakan ikan ikut ditangkap, apalagi dijual untuk dimakan. Tidak boleh. Kalau anakan ikan habis ditangkap, maka habislah sudah. Termasuk menjaga aktivitas penangkapan ikan yang terlarang, seperti dengan penyetruman, potasium atau racun kimia lainnya. Kelola dengan baik”, terang Hadi.

Dalam kesempatan tersebut Abdul Hadi mengajak semua pihak berkomitmen untuk mengembangkan daerah Trans Lajar Papuyuan menjadi Sentra Kawasan Perikanan.

Lanjut Hadi mengungkapkan melalui Program Kampung Iwak di Kabupaten Balangan ke depannya diharapkan bisa menjadi pusat perekonomian baru. “Program Kampung Iwak kedepannya diharapkan bisa menjadi pusat perekonomian baru. Menjadi sumber pendapatan dan peningkatan kesejahteraan warga, sekaligus sebagai kontribusi kita dalam memenuhi kebutuhan ikan lokal, baik untuk pasar di balangan maupun luar daerah”, jelas Abdul Hadi.

Terkait Program Kampung Iwak, Abdul Hadi meminta dinas terkait untuk sosialisasikan kepada masyarakat mengenai programtersebut guna meningkatkan populasi ikan.

Dalam kesempatan tersebut Abdul Hadi mengharapkan  ke depannya populasi ikan tetap tinggi, lestari dan bisa dimanfaatkan secara berkesinambungan oleh masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kita harapkan minat dan komitmen kita semakin kuat untuk mengoptimalkan pengelolaan sumber daya perikanan. Muaranya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan bersama, secara berkelanjutan, dari generasi ke generasi”, pungkas Abdul Hadi.

Diketahui, menurut data statistik resmi, hasil tangkapan ikan di Kabupaten Balangan tahun 2020 mencapai 952 ton, di mana 23,11 persennya diperoleh dari perairan umum di Wilayah Kecamatan Lampihong. Dari keseluruhan ikan tangkapan di 8 kecamatan, lebih dari seperlimanya berasal dari kecamatan lampihong. (din/mer)