Mawardi : Cegah dan Turunkan Stunting Tanggung Jawab Semua Pihak

 39 total views,  1 views today

“Pandemi Covid -19 berpotensi meningkatkan stunting dan bisa mengancam target penurunan angka stunting di Kabupaten Tabalong menjadi 10 persen pada tahun 2024”, beber Mawardi.

TANJUNG, Mercubenua.net – Wakil Bupati Tabalong, Drs. H. Mawardi, M. Si memberikan apresiasi terhadap komitmen semua pihak dalam upaya menanggulangi dan penanganan kasus stunting di Bami Sarabakawa.

Hal tersebut Mawardi sampaikan saat membuka dan memberikan arahan dalam kegiatan Rembuk Stunting Kabupaten Tabalong Tahun 2021 di Gedung Sarabakawa, Rabu (14/7/2021) kemaren.

“Kami memberikan apresiasi, rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi terhadap komitmen dari seluruh pihak dalam menanggulangi permasalahan stunting secara bersama di Kabupaten Tabalong”, ujar Mawardi dalam sambutan dihadapan unsur Forkopimda.

Ia menyebutkan di Kabupaten Tabalong sendiri sejak tahun 2020 penanganan stunting telah menjadi fokus prioritas. Sebab menurutnya, stunting memiliki dampak buruk bagi anak, baik dimasa sekarang hingga masa mendatang.

“Karenanya stunting sangat penting untuk dicegah. Hal ini disebabkan oleh dampak stunting yang sulit untuk diperbaiki dan dapat merugikan masa depan anak”, jelas Mawardi.

Lanjut Mawardi berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Dasar, Prevalensi stunting di Tabalong sejak tahun 2013 hingga tahun 2018 menunjukan penurunan dari 44,6 % menjadi 39,61%.

Menurutnya meski menunjukan penurunan, angka prevalensi tersebut terbilang masih tinggi. Pasalnya masih menunjukan adanya permasalahan gizi di suatu daerah ditambah lagi dengan situasi pandemi bisa berpotesi meningkatkan stunting.

“Pandemi Covid -19 berpotensi meningkatkan stunting dan bisa mengancam target penurunan angka stunting di Kabupaten Tabalong menjadi 10 persen pada tahun 2024”, beber Mawardi.

Mencegah dan menanggulangi hal tetsebut, Mawardi mengingatkan usaha pencegahan stunting melalui intervensi gizi yang terpadu dan spesifik serta gizi sensitif disamping dilaksanakan sektor kesehatan juga menjadi tanggung jawab bersama semua pihak.

Mawardi meminta para Camat bisa memfasilitasi dan mengkoordinir desa atau kelurahan untuk pastikan kegiatan penurunan dan pencegahan stunting terlaksana.

“Pastikan kegiatan penurunan dan pencegahan stunting di tingkat deda dan kelurahan teralokasi melalui dana desa dan dana yang dikelola kelurahan”, pinta Mawardi. 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Tabalong bersama Ketua DPRD Tabalong, H Mustapa dan jajaran Forkopimda menandatangani komitmen bersama mendukung upaya pencegahan dan penaggulangan stunting di Kabupaten Tabalong. (din)