Turunkan Stunting, Pemkab Tabalong Lakukan Intervensi Gizi

 36 total views,  1 views today

Foto: Istimewa

“Rembuk Stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat”, ujar Noor Rifani.

TANJUNG, Mercubenua.net – Salah satu langkah yang dilakukan untuk penanggulangan dan cegah stunting adalah melalui penyelenggaraan intervensi gizi baik gizi spesifik maupun gizi sensitif yang dilaksanakan secara konvergen dengan mengintegrasikan dan menyelaraskan berbagai sumber daya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tabalong, H Noor Rifani, Rabu (14/7/2021) lalu saat Rembuk Stunting bersama Forkopimda Tabalong dan Tim Koordinasi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Tabalong serta
Unsur Kecamatan, Puskesmas dan Desa/Kelurahan di Gedung Sarabakawa.

Noor Rifani menyebutkan dalam pelaksanaannya, upaya konvergensi percepatan pencegahan stunting dilakukan mulai pada tahap perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi.

“Rembuk Stunting merupakan suatu langkah penting yang harus dilakukan pemerintah untuk memastikan pelaksanaan rencana kegiatan intervensi pencegahan dan penurunan stunting dilakukan secara bersama-sama antara OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintah dan masyarakat”, ujar Noor Rifani.

Noor Rifani menyebutkan melalui Rembuk Stunting diharapkan bisa
Tujuan dilaksanakannya kegiatan menyampaikan hasil Analisis Situasi dan Rancangan Rencana Kegiatan intervensi penurunan stunting. Termasuk mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting secara terintegrasi di Kabupaten Tabalong.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabalong, H AM Sangadji dalam paparan saat Rembuk Stunting menyampaikan ada 18 Desa sebagai Desa Lokus Intervensi Stunting Tahun 2021 yang telah ditetapkan untuk prioritas pencegahan dan penanganan stunting dengan intervensi gizi spesifik dan sensitif.

Ke 18 desa tersebut adalah Desa Bangkiling Raya, Tamunti, Mahe Seberang, Halangan, Dambung Raya, Ribang, Wirang, Bangkiling, Hapalah, Nawin, Talan, Pugaan, Bintang Ara, Jirak, Pampanan, Pasar Batu, Sei Rukam II dan Pematang. (din)