Sri Huriyati Hadi Tolak Pemasungan ODGJ

 12 total views,  1 views today

Foto: Istimewa

“Kita tidak mau adanya kasus ODGJ yang dipasung di Kabupaten Balangan ini. Karena apa, itu adalah salah satu pelanggaran HAM”, tegas Sri.

PARINGIN, Mercubenua.net – Sri Huriyati Hadi, Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Balangan menolak tindakan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) seperti kasus pemasungan terhadap Orang Dengan Gejala Jiwa (ODGJ) yang terjadi dibeberapa wilayah lainnya di Indonesia.

Menurut Sri, ODGJ juga memiliki hak untuk diberikan penanganan maksimal baik dari segi medis pun sosial.

Hal tersebut disampaikan Sri ketika mendampingi Tim PRSPDM Budi Luhur Banjarbaru beberapa waktu lalu dalam rangka membujuk Maria pasien ODGJ untuk diberikan penanganan.

“Kita tidak mau adanya kasus ODGJ yang dipasung di Kabupaten Balangan ini. Karena apa, itu adalah salah satu pelanggaran HAM”, tegas Sri.

Sri berharap penanganan kasus ODGJ di Kabupaten Balangan bisa dilakukan penanganan bersama-sama dengan maksimal sampai bisa menyelesaikan permasalahan tersebut satu demi satu.

Sri meminta PKK bisa berpartisipasi ditengah-tengah masyarakat, termasuk memberikan upaya seperti cara pemberian penanganan pengobatan dan segala macamnya sehingga bisa dirasakan kehadiran PKK.

Sri berharap penanganan medis dan nin medis yang akan diberikan kepada Maria pasien ODGJ bisa sembuh dan memiliki keterampilan.

Sri menuturkan pihaknya akan memantau kegiatan dan perkembangan Maria di PRSPDM Budi Luhur, termasuk setelah pulang.

“Upaya tersebut adalah untuk kesembuhan Maria. Dimana dia harus menjaga ketiga anaknya, jadi dia harus sehat, harus sembuh dan harus baik demi anak-anaknya”, ungkap Sri. (din)