Cegah Stunting, PKK Balangan Diminta Berdayakan Kelompok Wanita Tani

 100 total views,  2 views today

Foto: Istimewa

“Kita belajar bagaimana mensejahterakan kwt – kwt di kabupaten Balangan. Termasuk nantinya P2L ini bisa menurunkan angka stunting yang ada di Balangan”, ujar Sri.

PARINGIN, Mercubenua.net – Melalui kegiatan yang terarah dan serius, Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Balangan berharap bisa meningkatkan kesejahteraan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang a di Bumi Sanggam.

Hal tersebut, disampaikan Sri Huriyati Hadi, Ketua TP PKK Balangan usai kunjungan di Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (13/9/2021) kemaren.

Mendatangi Dinas Tetahanan Pangan Provinsi, TP PKK melakukan koordinasi dan konsultasi kegiatan Kader Beragam, Bergizi, Seimbang dan aman (B2SA) untuk dilaksanakan di Kabupaten Balangan.

Menurut Sri hal tersebut juga salah satu upaya yang bisa menurunkan angka stunting yang ada di Balangan.

“Kita belajar bagaimana mensejahterakan kwt – kwt di kabupaten Balangan. Termasuk nantinya P2L ini bisa menurunkan angka stunting yang ada di Balangan”, ujar Sri.

Sri melanjutkan anggota Pokja III diharapkan bisa Membina ibu-ibu di Balangan, termasuk dengan mengadakan bimbingan tekhnis (bimtek). Sehingga masyarakat di kabupaten Balangan bisa memahami dengan baik sesuai dengan arahan.
di dalam bimtek itu nantinya

“Usai kunjungan ini nantinya akan di adakan bimtek di kabupaten Balangan untuk memberikan arahan-arahan dan pembelajaran tentang B2SA. Dengan seperti itu secara langsung juga dapat mencegah stunting di Balangan terutama di dalam keluarga”, tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan provinsi Kalsel, Suparno menilai apa yang sedang dilakukan PKK Balangan mendukung kegiatan-kegiatan yang di provinsi.

“Semua kegiatan yang ada di provinsi mengarahkannya ke kabupaten/kota. Jadi kalo kabupaten menyambut, provinsi siap mendukung kegiatan-kegiatan yang ada”, ujar Suparno.

Dalam kesempatan itu, ia mengimbau TP PKK Balangan untuk mencegah terjadinya peningkatan angka stunting, khususnya di Bumi Sanggam

“Berdayakan kelompok-kelompok wanita tani yang mana hasilnya juga mereka yang menkonsumsi hasil tanaman tersebut”, jelasnya.

Lanjutnya mengingatkan, konsumsi sehat ibu hamil secara langsung akan mencegah stunting kepada anak untuk mewujudkan generasi yang berkualitas. (din)