Dikunjungi Tim Kesehatan Jiwa Kalsel, Harapan Sembuh Pasien ODGJ di Balangan

 191 total views,  2 views today

Foto: Istimewa

“Keluarganya harus merawat ODGJ ini, karena kalau tidak dirawat dan diberikan kasih sayang ODGJ ini tidak akan sembuh secara total. Sebab dukungan dari keluarga yang paling utama untuk ODGJ tersebut”, kata Sri.

PARINGIN, Mercubenua.net – Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) Provinsi Kalimantan Selatan didampingi TPKJM Balangan dan Tim Penggerak PKK setempat kunjungi Aliamansyah, pasien ODGJ di Desa Pilanduk Kecamatan Halong, Selasa (14/9/2021) kemaren.

Kunjungan tersebut salah satu upaya bersama untuk mencari solusi penanganan terbaik bagi Aliamansyah.

Kepala Bidang Keperawatan Rumah Sakit Sambang Lihum, Murjani menegaskan siap untuk menangani pasien ODGJ.

Untuk proses evakusi agar berjalan lancar, ia meminta TPKJM Balangan memberikan obat-obatan melalui dokter supaya pasien bisa tenang. Pasalnya, pasien ODGJ tersebut terbilang agresif.

“Kita selalu siap kapan saja untuk menangani pasien ODGJ ini, karena keadaan pasien terbilang agresif maka diperlukan kordinasi terlebih dahulu dari pihak TPKJM Kabupaten Balangan agar diberikan obat-obatan melalui dokter supa pasien bisa tenang dan proses evakuasi bisa lebih mudah”, tandasnya.

Murjani berharap Aliamansyah bisa kembali hidup bermasyarakat dengan normal. “Mudahan kedepannya pasien ODGJ ini bisa kembali bermasyarakat dengan normal, ODGJ tidak perlu di takuti”, pungkasnya.

Sementara, Ketua TP PKK Balangan Sri Huriyati Hadi berharap keluarga pasien ODGJ supaya bisa merawat dengan baik dan memberikan kasih sayang. Pasalnya enurut Sri, dukungan dari keluarga adalah paling utama untuk ODGJ.

“Keluarganya harus merawat ODGJ ini, karena kalau tidak dirawat dan diberikan kasih sayang ODGJ ini tidak akan sembuh secara total. Sebab dukungan dari keluarga yang paling utama untuk ODGJ tersebut”, kata Sri.

Sebelumnya, Sri juga menolak tindakan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) seperti kasus pemasungan terhadap Orang Dengan Gejala Jiwa (ODGJ) yang terjadi dibeberapa wilayah lainnya di Indonesia.

Menurut Sri, ODGJ juga memiliki hak untuk diberikan penanganan maksimal baik dari segi medis maupun sosial.

Dalam kegiatan turut hadir dari Dinkes Provinsi Kalsel, RS Sambang Lihum, Polda Kalsel, Dinsos provinsi Kalsel, PKK Balangan, Dnas Sosial, P3A, PMD Balangan, Wakapolres Balangan, Kabid Pelayanan Medis RSUD Balangan. (din)