TPKJM Kalsel ke Balangan, Wakil Bupati Balangan: Kesempatan Berbagi Ilmu Penanganan ODGJ

 95 total views,  1 views today

Foto: Istimewa

Masalah kesehatan jiwa memang tidak menjadi penyebab langsung kematian, namun mengakibatkan penderitaan berkepanjangan bagi individu, keluarga dan masyarakat. Karena penderita ini menjadi tidak produktif dan bergantung pada orang lain.

PARINGIN, Mercubenua.net – Menurut data dari Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) di Kabupaten Balangan ada sebanyak 353 kasus ODGJ dan sedang diupayakan penanganan serius dan benar.

Hal tersebut disampaikan ketika TPKJM Provinsi Kalimantan Selatan melakukan Monitoring dan Evaluasi TPKJM Balangan, Selasa (14/9/2021) kemaren, Di Aula Kediaman Bupati Balangan.

Selain monitoring dan evaluasi, seperti yang disampaikan Wakil Bupati Balangan H Supiani, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan TPKJM Balangan untuk bersama-sama saling berbagi ilmu mengenai penanganan, pengobatan kepada pasien ODGJ.

Ia tidak menampik, karena minim dan jauhnya pengetahuan tentang penanganan ODGJ tidak mungkin semuanya bisa tertangani dengan baik.

“Berkat kedatangan TPKJM provinsi Kalsel ke Balangan kita bisa sama-sama saling sharing ilmu cara penanganan kasus ODGJ”, terang Supiani.

Ketua Penggerak PKK Balangan, Sri Huriyati Hadi mengungkapkan TPKJM Balangan sudah melakukan beberapa kegiatan terhadap masyarakat penyandang ODGJ.

Lanjut Sri menyampaikan penanganan ODGJ di Balangan diantaranya sudah ada yang tindak lanjuti sampai ketahap perawatan di Budi luhur, Banjarbaru.

“Salah satu contoh kasusnya adalah Maria, setelah dilakukan pendekatan dan penanganan. Alhamdulillah perkembangannya signifikan, untuk saat ini ini dia sudah bisa diajak berbicara”, pungkas Sri.

Masalah kesehatan jiwa memang tidak menjadi penyebab langsung kematian, namun mengakibatkan penderitaan berkepanjangan bagi individu, keluarga dan masyarakat. Karena penderita ini menjadi tidak produktif dan bergantung pada orang lain.

Ia berharap TPKJM provinsi dan daerah bisa saling koordinasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah kesehatan jiwa dan psikososial.

Sementara, TPKJM Kalsel menegaskan hal utama adalah dukungan keluarga, masyarakat, lingkungan sekitar terhadap kesembuhan pasien ODGJ.

“Setelah selesai di Sambang Lihum Harus di berikan obat-obatan lagi agar si Pasien ini bisa benar-benar sembuh total”, ujar salah satu perwakilan TPKJM Kalsel. (din)