Pelaku Pengeroyokan di Mabuun Ditangkap Satreskrim Polres Tabalong

 31 total views,  1 views today

Foto: Istimewa

TANJUNG, Mercubenua.net – Petugas Satreskrim Polres Tabalong menangkap SP(31) alias Sandi dan RP(28) alias Iyen diduga pelaku tindak pidana pengeroyokan di Kelurahan Mabuun, Minggu (12/9/2021) lalu. Keduanya adalah saudara kandung.

Dihadapan petugas Satreskrim Polres Tabalong saat ditangkap, selasa (14/9/2021) lalu, keduanya mengakui telah melakukan pengeroyokan.

Petugas menyita barang bukti berupa 1 lembar baju berwarna putih yang terdapat ada bercak darah.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, S.H., S.I.K., M.Med.Kom. melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Mujiono mengatakan, petugas Satreskrim dibawah pimpinan Akp Dr. Trisna Agus Brata, S.H., M.H. Kasat Reskrim Polres Tabalong berhasil menangkap dua pria bersaudara yang diduga pelaku tindak pidana pengeroyokan pada Selasa (14/09/2021) sekitar jam 19.30 Wita didepan rumahnya.

Peistiwa terjadi pada Minggu (12/09) dini hari di Kelurahan Mabu’un Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Yang menglibatkan korban inisial MS(26).

Kasus ini bermula dari korban bersama teman – temannya mau pulang ke rumah di Desa Mangkusip, ditengah perjalanan mereka diberhentikan oleh SP(31) Alias Sandi, RP(28) Alias Iyen dan kawan-kawan.

Sandi kakak dari Iyen bertanya kepada korban mengapa dulu menampar Iyen, setelah itu MS menampar Iyen dengan menggunakan tangan sebelah kiri yang mengenai pipi sebelah kanan.

Dari tindakan yang dilakukan MS, maka Kedua bersaudara itu bersama dengan kawan – kawannya memukul korban di wajah bagian pelipis mata sebelah kiri, kepala bagian belakang dan telapak tangan sebelah kanan ada bekas luka iris.

Kemudian berupaya melarikan diri dari aksi pengeroyokan tersebut menggunakan sepeda motornya lalu menuju Kantor Polres Tabalong untuk meminta perlindungan dan melaporkan perbuatan tersebut.

Dugaan sementara kejadian pengeroyokan ini dipicu aksi balas dendam yang dilakukan oleh SP(31) Alias Sandi, RP(28) Alias Iyen terhadap korban, karena korban pernah memukul Iyen selaku adik kandung dari Sandi.

Kini bereka berdua sudah ditahan di Polres Tabalong dan menjalani proses penyidikan Satreskrim Polres Tabalong. (ril)