Pemerintah Alokasikan Dana Rp25M untuk Membayar Premi BPJS Bagi Warga Ber KTP Tabalong, Kaya atau Miskin

 196 total views,  1 views today

dr. Taufiqqurahman Hamdie, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong

Tanjung, mercubenua.net – Kabupaten Tabalong yang berpenduduk sekitar 240 ribu jiwa, diperkirakan masih terdapat sekitar 80 ribu yang belum mempunyai kartu PBJS.

Oleh karena itu Dinas Kesehatan memohon kepada Bupati Tabalong, Drs. H. Anang Sakhfiani, M.Si untuk mengalokasikan dana tersebut untuk menghandle warga yang belum terakomodir BPJS.

“Alhamdulillah Bupati dan DPRD bersedia menganggarkan dana sekitar Rp25 M untuk sekitar 80 ribu penduduk yang belum terdaftar sebagai anggota BPJS. Tapi BPJS yang dianggarkan untuk 80 ribu warga Tabalong hanya Kelas 3. Tapi hebatnya bahwa 80 warga boleh digunakan oleh orang kaya maupun miskin”, terang dr. Taufiqqurahman Hamdie, Kepala Dinas Kesehatan yang disambangi dikantornya.

Taufiq menambahkan Dulu pernah disediakan dana Jaminan Tabalong Sehat (JTS) beberapa Milyar untuk mencover warga miskin yang berobat ke RSUD, tapi dana itu tidak menyelesaikan masalah. Karena masih banyak yang tidak bisa berobat.

Lebih lanjut Taufiq menjelaskan, khusus dalam agenda Hari Jadi Tabalong ke 54 Tahun 2019 ini, kita akan kedatangan rombongan dari BPJS Pusat untuk melakukukan penanda tanganan MuO tentang Universal Healt Coverage (UHC) yaitu jaminan kesehatan bagi seluruh warga Tabalong untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pratama atau di Rumah Sakit kelas 3 yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. “Khusus mengenai pembangunan RSUD H. Badarudin Kasim, Maburai sudah sekitar 70%, mungkin kalau sampai 31 Desember bisa mencapai 85 an %. Diperkirakan kontraktor minta perpanjangan sampai 50 hari sesuai aturan Undang-Undang dan diharapkan RSUD itu bisa selesai dengan dana Rp24M”, terang Taufiq.

“Sedangkan RS Pratama sudah dimulai dengan peletakan batu pertama di Kalua untuk daerah selatan. RSUD lama, Tanjung rencananya menjadi RS Paratama ditengah dan apakah Jaro atau Muara Uya yang akan dibangun RS Pratama di Utara”, jelasnya lagi. (Wis)