Warga Diingatkan Tak Ragu Kuliahkan Anaknya

 3,953 total views,  8 views today

Gambar: Prokopim Setda Balangan

“Pokoknya asal mau kuliah, kita beri beasiswa. Jadi pembayaran semesternya kita tutupi, apakah nanti perguruan tingginya di Balangan, di Amuntai, di Barabai sampai keluar daerah, kita beri beasiswa,” beber Abdul Hadi.

PARINGIN, Mercubenua.net – Tingkatkan Sumber Daya Manuasia (SDM) yang berkualitas, Bupati Balangan H Abdul Hadi ingin warga Bumi Sanggam menjadi cendikia dan orang-orang pintar yang mampu dalam memajukan Daerah. 

Mewujudkan hal tersebut, Bupati Balangan mengimbau para masyarakat agar tidak ragu untuk mensekolahkan anak-anak ke jenjang yang lebih tinggi hingga ke tingkat perguruan tinggi. 

“Orang tua yang tidak mempunyai biaya kuliah agar tetap menguliahkan anaknya, untuk biayanya akan dibantu oleh daerah,” tegas Bupati Balangan H Abdul Hadi, saat hadiri acara silaturahmi dan berbuka puasa bersama di Masjid As-Sa’adah, Kecamatan Paringin Selatan, beberapa waktu lalu. 

Abdul Hadi berharap dengan ilmu-ilmu yang dimiliki oleh anak-anak daerah akan mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan untuk masyarakat Kabupaten Balangan. 

“Mudahan 5 -15 tahun ke depan sudah banyak warga Balangan yang cendikia, pintar-pintar dan dengan ilmunya dapat membawa Balangan lebih maju serta mensejahterakan masyarakat,” kata Abdul Hadi.

Terpisah mewujudkan hal tetsebut sebelumnya, H Abdul Hadi mengungkapkan Kabupaten Balangan berencana mencetak 1000 Sarjana pada 2025 mendatang.

Program ini merupakan kabar bagus, bagi masyarakat Balangan khususnya bagi para pelajar lulusan SMA/ sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Pokoknya asal mau kuliah, kita beri beasiswa. Jadi pembayaran semesternya kita tutupi, apakah nanti perguruan tingginya di Balangan, di Amuntai, di Barabai sampai keluar daerah, kita beri beasiswa,” beber Abdul Hadi.

Selain 1000 Sarjana, langkah serius H Abdul Hadi meningkatan sumber daya manusia di Balangan, Pemkab Balangan juga melakukan pengiriman mahasiswa/mahasiswi ke Timur Tengah hingga Santri ke Pulau Jawa. 

Termasuk rencana membangun kerjasama dengan Negara Australia, Jepang hingga Jerman untuk menyelenggarakan pendidikan vokasi dan program magang kerja. (mer/din)