IKN Di Depan Mata, Dokumen RDTR Kawasan Perkotaan Jaro Disusun

 1,072 total views,  16 views today

“Sebentar lagi Kalimantan Timur akan menjadi Ibukota Nusantara, ini persiapan kita, bagaimana menata Kacamatan Jaro,” kata Hamida. 

TANJUNG, Mercubenua.net – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tabalong menggelar konsultasi publik tahap satu tentang penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Kecamatan Jaro. 

Kepala Dinas PUPR Tabalong, Wibawa Agung S mengaharapkan konsultasi publik ini bisa menetapkan kesepakatan wilayah. 

“Kita menginginkan data yang update mengenai kepemilikan lahan agar penyusunan RDTR ini bisa memberikan dampak positif “, ujar Agung dalam konsultasi publik di Aula Tanjung Puri, Rabu (10/7) tadi.

Agung mengungkapkan, selanjutnya konsultasi publik penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan Kecamatan Jaro juga akan dilakukan pembahasan secara khusus dengan kecamatan Muara Uya, karena posisi kedua wilayah yang berbatasan langsung. 

“Mengingat Kecamatan Jaro ini bersebelahan dengan Muara Uya, nanti ada pembahasan khusus antara keduanya sehingga penyusunan RDTR bisa memberikan manfaat,” katanya.  

Sementara, Pj Bupati Tabalong Hj Hamida Munawarah dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan konsultasi publik penyusunan RDTR.  

Menurutnya, konsultasi publik tersebut penting dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan diri terhadap keberadaan IKN di Kalimantan Timur. 

“Sebentar lagi Kalimantan Timur akan menjadi Ibukota Nusantara, ini persiapan kita, bagaimana menata Kacamatan Jaro,” kata Hamida. 

Selain itu, Pj Bupati Tabalong mengingatkan Kecamatan Jaro dan Muara Uya supaya duduk bersama dan bersinergi dalam penyusunan RDTR sehingga tidak ada permasalahan ketika sudah ditetapkan sebagai dokumen. 

“Kita minta ada pertemuan antara Kecamatan Jaro dan Muara Uya agar tidak ada permasalahan,” ujarnya. 

Ia berharap semua pihak yang turut dalam konsultasi publik dapat memberikan yang terbaik dalam rangka mempercepat pembangunan di Kabupaten Tabalong. (mer/din)