Dinas Pertanian Diharapkan Tingkatkan Mutu Karet

 607 total views,  1 views today

Tanjung, Mercubenua.net – Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong diharapkan bisa mengembangkan dan melakukan upaya bagaimana agar mutu karet di Bumi Sarabakawa terus meningkat lebih baik.

Sebab peningkatan mutu karet diyakini berdampak pada kenaikan harga karet, disamping fluktuasi harga karet ini masih terkait dengan kondisi pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan Asisten II setda Kabupaten Tabalong bidang Pembangunan dan Perekonomian, H. Yuhani, saat membuka rapat di Aula Penghulu Rasyid, Senin, (6/1/2020) dalam rangka meningkatkan produktivitas pengolahan karet dan usaha pemasaran karet di Kabupaten Tabalong.

Ia melanjutkan untuk meningkatkan pendapatan petani karet di Tabalong, pemkab setempat telah mencanangkan program Gemas Mekar di Desa Wayau beberapa tahun lalu.

Hasilnya sekarang melalui Unit Pengumpul Pengolah Bokar (UPPB) yang membeli karet yang berkualitas dari petani mulai kembali menggairahkan perekonomian, sebab harga karet di Tabalong mulai merangkak naik pasca terjadi fluktuasi harga hingga harga Rp. 4.500, – /Kg.

“Terpuruknya harga karet disebabkan didalamnya terdapat berbagai macam campuran yang tidak baik, seperti kayu, batu dan lainnya. Apabila mutu baik maka harga akan baik, jika harga baik maka kesejahteraan akan meningkat,” ujar Yuhani.

Lebih lanjut, ia menjelaskan untuk mengajak masyarakat agar bisa meningkatkan mutu karet agar baik tidaklah mudah.

“Maka dari itu ini adalah PR kita semua, melalui Gemas Mekar ini Dinas Pertanian diharapkan bisa mengembangkan dan meningkatkan mutu karet agar harga lebih baik,” pungkasnya. (din)