Disaksikan Presiden, Anang Syakhfiani bersama 9 Bupati/Walikota Akan Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

169 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Foto : Istimewa

Jakarta, Mercubenua.net – Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo dipastikan akan hadir pada rangkaian perayaan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Halaman Komplek Perkantoran Pemprov Kalimantan Selatan, Banjarbaru.

Kepastian kehadiran Presiden tersebut disampaikan Ketua Panitia Pelaksana HPN 2020, Auri Jaya, di kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Lantai 4, Kebon Sirih, Jakarta usai rapat koordinasi dengan Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono di Istana Negara, Senin (4/2/2020).

Bupati Tabalong, H. Anang Syakhfiani saat sampaikan persentasi tentang Kerajaan Nan Serunai dan Batik Tabalong, beberapa waktu lalu. (Foto : Istimewa)

Rangkaian kegiatan yang akan disaksikan oleh presiden diantaranya adalah pemberian Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2020 pada Sabtu (8/2/2020), yang diserahkan Menko PMK Muhadjir Effendi dalam bentuk trofi kepada Bupati/Walikota yang peduli kebudayaan dan literasi media.

Adapun ke -10 Bupati/Walikota yang menerima penghargaan tersebut yaitu (urut abjad):  Airin Rachmi Diany, Walikota Tangsel (Banten), 2011-2016, 2016-2021; Anang Syakhfiani, Bupati Tabalong (Kalimantan Selatan), 2014-2019,2019-2024; AS Tamrin, Walikota Baubau (Sulawesi Tenggara), 2013-2018, 2018-2023; Hj. Badingah, Bupati Gunungkidul (DI Yogyakarta), 2011-2016, 2016-2021; Danny Missy, Bupati Halmahera Barat (Maluku Utara), 2016-2021; Ibnu Sina, Walikota Banjarmasin (Kalimantan Selatan), 2016-2021; Indah Putri Adriani, Bupati Luwu Utara (Sulsel), 2016-2021; Richard Louhenapessy  Walikota Ambon (Maluku), 2017-2022; Soekirman, Bupati Serdang Bedagai (Sumatera Utara), 2016-2021 dan Umar Ahmad Bupati Tubaba (Lampung), 2014-2016, 2017 – 2022.

Sebagai penghormatan pada kearifan lokal masing-masing daerah, bupati/walikota tersebut akan mengenakan pakaian daerah/tradisi, baik yang masih asli maupun yang sudah diberi sentuhan masa kini dengan pilihan bentuk, warna, garis yang menarik.

Mereka dipilih oleh Dewan Juri yang terdiri dari Nungki Kusumastuti (Ketua), Ninok Leksono, Agus Dermawan T, Atal S. Depari dan Yusuf Susilo Hartono melalui babak proposal dan presentasi langsung, selama Desember 2019 hingga awal Januari 2020 yang lalu.

Dewan Juri memilih 10 dari 30 bupati/walikota mewakili tiga zona. Pertama, daerah/kota yang berada di dalam,dekat Ibu Kota Negara RI. Kedua, daerah/kota yang berada di dalam atau dekat dekat ibu kota provinsi. Ketiga, daerah/kota yang jauh dari ibu kota provinsi.  

“Bupati/Walikota yang mendapat penghargaan ini, dalam membangun daerahnya menggunakan pendekatan kebudayaan lokal dalam perspektif nasional dan global. Sehingga daerah-daerah tersebut tampil dengan karakternya masing-masing,” ujar salah satu anggota Dewan Juri Atal S. Depari, Ketua Umum PWI Pusat, sekaligus Penanggung jawab HPN 2020.

Selain itu Pelaksana Anugerah Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, menambahkan, meskipun kesepuluh bupati/walikota sama-sama menempuh jalan kebudayaan dalam membangun kebudayaan dan memodernisasi daerahnya, namun masing-masing dengan program, inovasi dan cara eksekusi, yang berbeda-beda. Sesuai dengan warisan alam, warisan budaya, kultur masyarakat SDM, anggaran, infra struktur, even, ketrampilan memanfaatkan media (massa/sosial) yang berbeda-beda sesuai dengan warisan alam, warisan budaya, kultur masyarakat, sumber daya manusia, dan sebagainya.

“Dari sanalah keberagaman terjadi, menarik, dan unik-unik,” tandasnya. (mercubenua)