Bupati Tabalong Tinjau Korban Banjir

120 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Bupati Tabalong saat kunjungi warga terdampak banjir di Sei Rukam I, Kecamatan Pugaan

Tanjung, Mercubenua.net – Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabalong Hj Syarifah Syifa, Senin (10/2/2020) meninjau lokasi banjir yang merendam ruas jalan dan rumah penduduk di Wilayah Selatan.

Dalam peninjauan banjir di Kecamatan Kelua, Pugaan dan Banua Lawas, Bupati dan Ketua TP PKK menyerahkan bantuan sembako dan logistik kepada warga yang terdampak banjir yang merupakan luapan air Sungai Tabalong.

Bantuan yang diberikan berupa sembako dan pangan, seperti beras, mi instan, air mineral, dan sebagainya.

Selain itu juga ada bantuan untuk warga korban banjir dari Bank Kalsel Tanjung, BPBD dan PLN.

Terlihat, Bupati Tabalong didampingi unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah meninjau posko bencana banjir dan tenda darurat serta berbincang dengan masyarakat yang rumahnya terkena dampak banjir.

Ketua TP PKK Kabupaten Tabalong, Hj. Syarifah Syifa, sapa warga terdampak banjir. (Foto : Istimewa)

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya, orang nomor satu Tabalong itu bersama Ketua TP PKK Tabalong langsung turun ke lapangan melihat kondisi warganya yang terkena dampak banjir yang kali ini lebih besar dari banjir sebelumnya.

Dalam peninjauan banjir kemarin, Bupati Tabalong mengunjungi Desa Ampukung, Kecamatan Kelua, Desa Sei Rukam I, Kecamatan Pugaan dan Desa Sei Durian di Kecamatan Banua Lawas.

Selain sempat berbincang dengan sejumlah warga yang rumahnya terendam banjir, ia juga menanyakan keluhan serta mengakomodir aspirasi masyarakat yang rumahnya terendam banjir.

Menurutnya, Pemkab Tabalong secara rutin melalui Dinas Sosial setempat memberikan bantuan makanan dan logistik di Posko korban banjir.

Selain memberikan support kebutuhan bahan makanan dan minuman terhadap korban banjir agar terpenuhi, bupati juga meminta Kepala Desa dan Camat untuk menginventarisir infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak akibat dampak banjir.

“Insyaallah hari Rabu kita sudah punya data yang lengkap infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak akibat terendam,” ujar Bupati Tabalong.

Ia mengaku bersyukur bencana ini tidak ada memakan korban jiwa.

“Meskipun banjir ini adalah terbesar yang pernah terjadi di Kabupaten Tabalog, namun Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” katanya.

Bupati Anang juga mengingatkan warga terdampak banjir agar bisa bergotong royong dan menjaga kebersihan besama-sama.

“Mari kita bersama-sama bergotong royong untuk menjaga kebersihan agar terhindar dari penyakit, setiap Puskesmas kita intruksikan untuk menyiapkan posko. Kita selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” pungkas bupati. (din)