Bangun Dunia Pendidikan Bernuansa Islam

 231 total views,  1 views today

Pemkab Siapkan Lahan Seluas 5 Ha

Tanjung, Mercubenua.net – Pemerintah Kabupaten Tabalong siapkan lahan dengan luas sekitar 5 hektar.

Lahan tersebut rencananya akan dihibahkan guna mendukung pembangunan tempat dan membangun dunia pendidikan yang berbasis serta bernuansa islam.

Hal tersebut disampaikan Drs. H. Anang Syakhfiani, M. Si, Bupati Kabupaten Tabalong, Kamis (13/2/20) lalu, saat rapat koordinasi bersama Yayasan Syekh Muhammad Nafis Tabalong dan Pengelola STIT Syekh Muhammad Nafis Tabalong di Wisma Tamu, Pendopo Bersinar.

Bupati mengungkapkan semestinya hibah lahan ini bisa selesai tiga tahun lalu, namun pembebasan lahan belum selesai.

“Semestinya tiga tahun yang lalu itu sudah selesai tapi ternyata pembebasan lahan belum selesai, oleh sebab itu saya dan yayasan masih belum bisa bergerak untuk pembangunan kampus,” kata bupati.

Selain itu, bupati menginginkan adanya keterpaduan antara Pendirian Sekolah Tahfiz Al Qur’an dan Pondok Pesantren Salafiah dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah.

“Keterpaduan tersebut nantinya akan didukung pemerintah daerah dengan menghibahkan tanah lahan sekitar 5 hektar, meskipun masih dalam proses,” terang Bupati.

Bupati Tabalong berharap Yayasan STIT Syekh Muhammad Nafis jangan seperti yayasan-yayasan sebelumnya. Apabila berganti kepemimpinan berganti juga back up nya.

“Saya harap jangan begitu, dan tidak akan pernah, saya disini hanya mengantarkan dan membantu saja, setelah ini kawan yang muda ini mengelolanya,” jelas Bupati.

Lebih lanjut, bupati menegaskan keberadaan yayasan ini semata-mata untuk membangun dunia pendidikan dan tidak ada kepentingan politis.

“Saya harap jangan ada kekhawatiran untuk totalitas di yayasan ini, karena ini tidak ada kepentingan politis, ini hanya semata – mata untuk membangun dunia pendidikan di Tabalong dimana arahnya Universitas islam di Tabalong,” jelas bupati.

Sementara, Pendiri dan Pembina Yayasan Syekh Muhammad Nafis, Erwan Mardani mengatakan perkembangan STIT cukup baik. Hal tersebut dilihat dengan semakin meningkatnya mahasiswa yang ingin masuk di STIT Syekh Muhammad Nafis Kabupaten Tabalong.

Selain itu, saat ini STIT Syekh Muhammad Nafis sedang berproses untuk mendapatkan akreditas kampus. Serta ada tantangan, dimana STIT kedepan diharapkan dapat membuka program studi baru, yakni Program Studi Ekonomi Syariah.

“Intinya STIT ini untuk perkuliahan berjalan dengan lancar, tidak ada kendala, cuma dengan masuknya mahasiswa baru tahun ini kita kekurangan ruangan, meskipun dipinjami sebagian dari fasilitas ada masih kurang dan harus dibenahi secepatnya,” pungkas Erwan. (mercubenua)