Indeks Pembangunan Manusia Tabalong Meningkat

 175 total views,  1 views today

Monumen Tanjung Puri. (Gambar: Istimewa)

“Tahun 2022 nilai IPM dari 72,60 menjadi 73,13, Tabalong konsisten bertahan di peringkat 3”, ujar Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani.

TANJUNG, Mercubenua.net – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tabalong terus membaik dengan konsisten naik setia tahunnya.

Masih tetap berada pada jajaran Tiga besar di Kalimantan Selatan pada tahun sebelumnya nilai IPM Tabalong adalah 72,60 dan di Tahun 2022 naik menjadi 73,13.

Peningkatan IPM tersebut memberikan pengaruh terhadap menjadi terkenalnya Kabupaten Tabalong. Pasalnya semula, Bumi Sarabakawa angka IPMnya berada di peringkat 10 dari 12 Kabupaten/Kota di Kalsel dan berhasil menjadi peringkat 3 dibawah Kota Banjarbaru dan Banjarmasin.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani beberapa waktu lalu saat sampaikan arahan dalam Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan Rancangan Awal Rencana Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tabalong Tahun 2024 di Tanjung.

“Tahun 2022 nilai IPM dari 72,60 menjadi 73,13, Tabalong konsisten bertahan di peringkat 3”, ujar Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani.

Ia mengungkapkan kekurangan Tabalong dalam meningkatkan angka IPM hanya pada pengeluaran perkapita.

Oleh sebab itu, ia meminta untuk menggeser sebagian belanja daerah terkait desa ke dana desa yang akan berdampak terhadap peningkatan IPM ini.

“Kalau perlu kita buat lagi peraturan bupati yang pernah kita terbitkan pada tahun 2014 misalnya 50 persen dari ADD harus digunakan untuk membangun infrastruktur yang harus menggunakan tenaga lokal dengan sistem padat karya, termasuk harus membeli material lokal yang akan multiplayer efek”, jelas Bupati. (mer/din)