
Itu yang kita sampaikan kepada beliau dan beliau insyaallah akan membantu untuk mem-follow upnya,” tandas H Fani.
TANJUNG, Mercubenua.net – Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI) Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kalimantan.
Tepatnya di Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur dan Kabupaten Tabalong Provinsi Kalimantan Selatan berturut-turut selama dua hari, sabtu – minggu (14-15/6/2025).
Meski tidak berlangsung lama, Kunker orang nomor dua di Indonesia itu diharapkan bisa membawa manfaat, khususnya bagi Kabupaten Tabalong dalam rangka memajukan daerah.
Bupati Tabalong Ir HM Noor Rifani memandang bagi pemerintah daerah dan masyarakat, kedatangan Wapres ke Bumi Sarabakawa merupakan salah satu kehormatan. Disamping juga untuk dapat mendukung semua program pemda sehingga bisa dilaksanakan dimasa-masa mendatang.
“Walaupun sebentar ini (kunker) sangat luar biasa bagi Tabalong, mudahan program pemkab yang sudah diketahui beliau (Wapres) dapat di-push dan di-follow up oleh pemerintah pusat sehingga menjadi program yang bisa dilaksanakan di tahun-tahun mendatang,” jelas Noor Rifani, Minggu (15/6/2025).
Bupati Tabalong yang akrab disapa H Fani ini mengungkapkan selama memdampingi Wapres Gibran kunker, ada beberapa hal yang disampaikan untuk keberlangsungan pembangunan daerah. Diantaranya, Pembangunan Sekolah Rakyat hingga Pengoperasian Bandara Warukin.
“Sudah saya sampaikan juga dengan pak Wapres, dari pembicaraan dengan beliau salah satunya, pertama adalah mengusulkan sekolah rakyat di Kabupaten Tabalong,” ucap H Fani.
H Fani menilai Sekolah Rakyat ini penting karena menyangkut keberlangsungan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Tabalong.
“Kami menyampaikan ada enam hektar yang kami siapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” tambah H Fani.
Lanjut Bupati Tabalong, hal kedua yang ia sampaikan kepada Putra Sulung Presiden Jokowi itu ialah terkait upaya pengoperasian kembali Bandara Warukin.
“Jadi kita sampaikan kita ingin Bandara Warukin ini bisa beroperasi kembali. Kenapa ini harus dilakukan, karena ini (Bandara Warukin) bukan hanya kebutuhan dari Tabalong sendiri, namun ada beberapa kabupaten yang sama-sama membutuhkan keberadaan Bandara ini dari sisi konektifitas dan waktu tempuh, karena saat ini kita harus ke Banjar (Bandara Syamsudin Noor) memakan waktu 5-6 jam,” jelas H Fani.
H Fani berharap Bandara Warukin dapat dioperasikan kembali dan Runway Bandara (landasan pacu) bisa diperlebar ataupun diperpanjang sehingga pesawat jet berbadan besar juga dapat mendarat di Tabalong.
“Itu yang kita sampaikan kepada beliau dan beliau insyaallah akan membantu untuk mem-follow upnya,” tandas H Fani.
“Kami persentasikan tentang Bandara Warukin beliau sangat antusias. Kita menyiapkan langsung proposalnya agar bisa di-push oleh pak wapres,” tambah H Fani.
Kemudian terkait dengan Workshop Pelatihan Alat Berat Gratis yang sudah disiapkan oleh Pemkab Tabalong, jelas H Fani Wapres Gibran memberikan respon baik dan sangat mendukung program tersebut.
Sebagai satu- satunya di Kalsel yang mempunyai workshop pelatihan alat berat untuk pelatihan alat-alat bantu operasional perusahaan, H Fani berharap Balai Latihan Kerja (BLK) Pusat juga ada berdiri di Kabupaten Tabalong. (mer/din)