
“Ini kewajiban anggota dewan mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan masyarakat. Kita bahas sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah,” tambah Noor Farida.
TANJUNG, Mercubenua.net – Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabalong kembali menggelar kegiatan reses tahap I masa sidang II 2026 di dapil masing-masing di wilayah Bumi Sarabakawa.
Wakil II Ketua DPRD Tabalong, Hj Noor Farida menjelaskan reses pimpinan dan anggota dewan ini untuk menyerap aspirasi prioritas yang dibutuhkan oleh masyarakat banyak untuk dilaksanakan pada program pembangunan Pemerintah Daerah.
“Jadi kita minta usulan pembangunan yang disampaikan itu memang berguna untuk orang banyak dan sesuai kebutuhan,” ujar Noor Farida memulai reses di Desa Ampukung Kecamatan Kelua, Senin (2/3/2026).
Ia menyampaikan semua usulan pembangunan yang disampaikan akan ditampung dan ditentukan skala prioritasnya terhadap kebutuhan masarakat.
“Saat ini masih ada pembatasan anggaran, jadi usulan yang super prioritas yang akan kita laksanakan dalam program pembangunan,” jelasnya.
“Yang dilaksanakan yang bermanfaat untuk jangka panjang, untuk pembangunan banua kita,” tandasnya.
Ia menegaskan seluruh aspirasi yang masuk akan dicatat dan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah. “Ini kewajiban anggota dewan mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan masyarakat. Kita bahas sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah,” tambah Noor Farida.
Sementara itu, salah satu warga memberikan apresiasi terhadap kehadiran pimpinan dan anggota dewan yang dinilai responsif terhadap persoalan di masyarakat. Ia berharap aspirasi yang disampaikan dapat segera direalisasikan melalui program pembangunan tahun mendatang.
Reses ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari, yakni dari 1-6 Maret 2026 di seluruh dapil yang ada di Kabupaten Tabalong. Hasil reses akan dirumuskan menjadi pokok-pokok pikiran DPRD sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). (din)