Fokus Tingkatkan SDM, Bupati Tabalong Siapkan Generasi Penerus Jadi “Pemain” Pembangunan

“Saya ingin semua anak Tabalong bersekolah, jangan sampai mereka putus sekolah,” tambah H Fani.

TANJUNG, Mercubenua.net – Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu konsern yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong pada era kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, Ir HM Noor Rifani (H Fani) – Habib Muhammad Taufani Alkaf (Habib Taufan).

Hal itu dinilai sangat penting untuk mendukung dan menjadikan generasi penerus di Bumi Sarabakawa menjadi “pemain” di masa-masa yang akan datang.

“Kita siapkan SDM anak-anak generasi penerus ini agar menjadi pemain dan terlibat dalam pembangunan,” kata Bupati Tabalong saat Safari Ramadhan di Kecamatan Pugaan, kemarin.

H Fani menjelaskan melalui Program Prioritas Tabalong SMaRT, dirinya sangat konsern terhadap peningkatan kualitas SDM. Hal ini karena Bumi Sarabakawa sejak dahulu dikenal kaya akan sumber daya alam, mulai dari minyak, batubara, hingga sektor perkebunan dan pertanian.

“Siapapun tahu kita (Tabalong) daerah kaya. Kita penghasil minyak, penghasil batubara, penghasil perkebunan, penghasil pertanian. Inilah yang sedang kami siapkan agar generasi penerus menjadi pemain dan terlibat dalam pembangunan,” terang H Fani.

Menurutnya, ada dua hal penting yang harus dimiliki generasi muda agar mampu bersaing di masa depan, yakni ilmu pengetahuan dan keterampilan. Lanjutnya, melalui berbagai program yang dijalankan dalam Tabalong SMaRT, Pemkab Tabalong berupaya memastikan anak-anak di daerah tersebut memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi maupun yang berasal dari keluarga kurang mampu.

“Anak-anak kita di Tabalong yang SD dan SMP ranking 1, 2, 3 mendapat beasiswa. Yang tidak mampu kami beasiswakan, anak disabilitas juga kita beasiswakan. Saya tidak mau di era kami ada anak yang putus sekolah,” tegasnya.

“Saya ingin semua anak Tabalong bersekolah, jangan sampai mereka putus sekolah,” tambah H Fani.

Memastikan hal tersebut, ia meminta camat dan kepala desa agar aktif memantau kondisi masyarakat di wilayah masing-masing. Apabila ditemukan anak yang terancam putus sekolah, diminta segera melaporkan agar pemerintah daerah dapat segera mencarikan solusi.

“Saya minta bantuan pak camat dan kepala desa untuk memastikan warganya. Kalau ada yang demikian, cepat laporkan. Kita akan segera antisipasi dan carikan solusi supaya bisa bersekolah lagi,” ujarnya.

H Fani menambahkan melalui program Beasiswa 1.000 Sarjana, dirinya ingin memastikan putra-putri daerah bisa menempuh pendidikan di bangku kuliah. Selain tersedia bagi siswa berprestasi akademik, beasiswa ini juga menjangkau anak-anak yang memiliki prestasi di bidang non-akademik.

“Juara MTQ provinsi, Porprov olahraga juga dapat beasiswa. Ini yang kita lakukan untuk putra-putri Tabalong agar bisa kuliah,” tandasnya.

Melalui investasi jangka panjang tersebut, H Fani berharap 10 hingga 20 tahun ke depan, generasi muda Tabalong benar-benar mampu menjadi pemain utama yang menguasai dan mengelola sumber daya alam daerah untuk kemakmuran Kabupaten Tabalong. (din)