
“Kami berharap dengan selesainya Jembatan Sakuyah nanti dapat mempermudah mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah Kecamatan Bintang Ara,” tambah Heri.
TANJUNG, Mercubenua.net – Salah satu akses utama sebagai infrastruktur penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Bintang Ara, keberadaan Jembatan Sakuyah yang putus dan berakibat jatuhnya sebuah kendaraan roda empat beberapa waktu lalu, sangat krusial.
Untuk mempermudah akses antar desa tersebut, Polres Tabalong turut dalam pembangunan atau perbaikan Jambatan Sakuyah yang putus bersama Kompi Brimob Tanjung dan masyarakat setempat.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoy menyampaikan pihaknya akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat sebagai bentuk kepedulian. Salah satunya adalah melalui keterlibatan anggota polisi dalam pembangunan kembali Jembatan Sakuyah.
Bukan saja pengamanan, Polisi Tabalong juga berupaya memberikan yang terbaik agar akses transportasi antar desa berlangsung lancar.
“Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan masyarakat,” ujarnya, di Tanjung, Senin lalu.
“Kami berharap dengan selesainya Jembatan Sakuyah nanti dapat mempermudah mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di wilayah Kecamatan Bintang Ara,” tambah Heri.
Terpisah, Polres Tabalong dibawah kendali Kabag Log AKP Lamris Manurung bersama Kapolsek Bintang Ara Iptu Hartanto, dan Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, bersama personil Kompi Brimob Tanjung dibawah kendali AKP Suyanto berpartisipasi secara aktif turun langsung ke lapangan untuk membantu percepatan penyelesaian pembangunan jembatan.
Dalam pengerjannya, para polisi melakukan pemasangan lantai jembatan menggunakan dengan sistem bor untuk pemakuan.
Disisi lain, salah satu Aparat Desa Dambung Raya, Tatak, mengaku sangat bersyukur adanya perbaikan jembatan oleh oara petugas tersebut.
Tatak mengungkapkan Jembatan Sakuyah menghubungkan tiga desa di kecamatan Bintang Ara, yakni Dambung Raya dan Hegar Manah ke Desa Panaan.
lanjutnya, sebelumya tanpa ada jembatan tersebut, warga harus menempuh waktu sekitar 4 jam. Namun, namun dengan di bangun kembali Jembatan Sakuyah jarak yang ditempuh kini sekitar 45 menit.
“Saya selaku aparat desa Dambung Raya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Pak Kapolres Tabalong yang turut andil dalam pembangunan Jembatan Sakuyah ini,” tukasnya.
Diketahui, Jembatan Sakuyah yang menghubungkan Desa Dambung Raya, Desa Hegar Manah dengan Desa Panaan tersebut rusak sejak pertengahan tahun 2025. Diawal tahun 2026, pembangunan jembatan tersebut dilakukan pembangunan dengan pendampingan, pengawasan serta perbantuan tenaga secara langsung oleh Polres Tabalong. (din)