
“Dua sektor ini tulang punggung ekonomi daerah yang memerlukan tenaga kerja dengan keahlian khusus dan sertifikasi resmi,” sebut Hadi.
TANJUNG, Mercubenua.net – Sebanyak 97 orang peserta program pelatihan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tabalong secara resmi memulai pembelajaran pelatihan keterampilan di Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung.
“Hari ini kita menyambut 97 peserta yang siap ditempa (dilatih keterampilan) dalam empat kejuruan strategis, 9 orang diantaranya ada dalam data Aplikasi Silangkar,” kata Kepala Disnaker, Hadi Ismanto, dalam laporan kegiatan saat pembukaan Pelatihan dan Sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Tahun Anggaran 2026, di Balai Latihan Kerja (BLK) Tanjung, Senin (13/4/2026).
Bukan sekadar agenda rutin tahunan, Hadi menyampaikan, berbagai pelatihan keterampilan yang selalu digelar melalui BLK Tanjung adalah urgensi strategis dalam mendukung program Tabalong SMaRT (Sejahtera, Maju, Religius, Terdepan).
Lanjutnya, pelatihan keterampilan juga sebagai pilar penting dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong untuk mencetak 15.000 tenaga kerja terampil.
Hadi menyampaikan secara spesifik, pelatihan difokuskan pada sektor industri pertambangan dan konstruksi dengan standarisasi kompetensi.
“Dua sektor ini tulang punggung ekonomi daerah yang memerlukan tenaga kerja dengan keahlian khusus dan sertifikasi resmi,” sebut Hadi.
Terkait standarisasi kompetensi, Hadi menyatakan seluruh peserta yang kompeten akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi dari BNSP sebagai sebuah pengakuan bahwa tenaga terampil yang sudah dibekali keterampilan adalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap pakai.
“Nanti (tenaga terampil) dimasukkan dalam database SMaRTNaker untuk memudahkan perusahaan industri mencari tenaga kerja terampil lokal yang siap pakai,” jelas Hadi.
Disisi lain Bupati Tabalong, Ir HM Noor Rifani mengimbau seluruh peserta pelatihan agar fokus dan benar-benar mengikuti pelatihan dengan baik.
“Kesempatan tidak selalu datang dua kali, kalau kalian bagus (dalam pelatihan) bisa dilanjut perusahaan (ditarik bekerja), ikuti dengan benar karena ini masa depan,” tandas Bupati Tabalong yang biasa disapa H Fani saat turut dalam kegiatan tersebut.
Diketahui, secara rinci berdasarkan data yang disampaikan Disnaker Tabalong, dari 97 peserta, 16 orang diantaranya mengkuti kejuruan Operator Excavator, Operator Wheel Loader juga diikuti 16 orang, Defensive Driving Training (DDT) sebanyak 35 orang dan Pelatihan K3 Konstruksi diikuti 30 orang. Pelatihan keterampilan tersebut dilakukan dengan kurikulum berbasis SKKNI.
Selain itu, dengan kolaborasi bersama perusahaan, saat ini Disnaker Tabalong juga melaksanakan pelatihan Barberman atau keterampilan mencukur rambut kepada 32 peserta yang berasal dari berbagiai wilayah di Kabupaten Tfabalong. (din)