
“Ada berapa hal yang kami sampaikan, pertama adalah terkait sekolah rakyat. Kami sudah bisa memastikan tahun ini sekolah rakyat akan segera dibangun di Tabalong,” kata H Fani.
TANJUNG, Mercubenua.net – Akselerasi realisasi pembangunan di Bumi Sarabakawa, Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Tabalong bergerak cepat melakukan koordinasi melalui audiensi dengan Kantor Badan Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalsel, di Banjarbaru, Rabu lalu.
Salah satu yang menjadi atensi dalam audiensi itu diantaranya adalah memastikan pembangunan sekolah rakyat segera dilaksanakan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong Ir HM Noor Rifani (H Fani) saat memimpin kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor BPBPK Kalsel bersama Kepala Kemenag Tabalong, H Sahidul Bakhri serta jajaran SKPD terkait di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda).
Selain terkait pembangunan Sekolah Rakyat, audiensi tersebut juga membahas rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta pengajuan perbaikan sarana sekolah madrasah di Kabupaten Tabalong.
“Ada berapa hal yang kami sampaikan, pertama adalah terkait sekolah rakyat. Kami sudah bisa memastikan tahun ini sekolah rakyat akan segera dibangun di Tabalong,” kata H Fani.
“Mudahan ini berjalan lancar, sehingga nantinya pada 2027 sudah berdiri sekolah rakyat,” tambahnya.
Lanjut H Fani, terkait pembangunan TPST di samping Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bongkang di Kecamatan Haruai yang direncanakan dikerjakan pada awal Januari 2027. Infrastruktur tersebut, terangnya, adalah upaya untuk memastikan lingkungan dan persampahan bisa teratasi serta menjadi sebagai sebuah pelayanan untuk masyarakat.
Terkait, perbaikan sarana sekolah madrasah di Kabupaten Tabalong, Bupati menyampaikan pengajuan rehabilitasi sekolah madrasah melalui Education Management Information System (Emis) Kementerian Agama pada 2027.
“Nanti kami akan tindaklanjuti bersama Kemenag, mudahan ini bisa menjadi usulan prioritas dan disetujui untuk dilakukan rehab ataupun pembangunan di Tabalong,” pungkas H Fani.
Disisi lain, Kepala BPBPK Kalsel, Denny Surya Martha mengungkapkan banyak hal yang sudah didiskusikan terkait bagaimana persiapan-persiapan pelaksanaan kegiatan di tahun 2027.
Salah satunya adalah pembahasan rencana pembangunan TPST di samping TPA Bongkang dengan kapasitas yang dapat menampung sampaah 100 ton per hari. Ia juga berharap TPST tersebut dapat mulai dilaksanakan pada 2027 dan memberikan manfaat bagi masyarakat Tabalong.
“Tadi sudah disampaikan (rencana pembangunan TPST di TPA Bongkang). Saat ini telah diprogramkan dan masuk dalam tahap persiapan untuk pelaksanaan lelang,” jelas Denny.
Ia mengungkapkan, audiensi bersama Pemkab Tabalong juga membahas sejumlah isu strategis, diantaranya, penyediaan air minum, penanganan air limbah hingga sanitasi bagi masyarakat di Tabalong.
“Tentunya kami mendapatkan banyak kesepahaman dengan bupati (H Fani), bagaimana kita bisa berkolaborasi bersama ke depan meningkatkan akses air minum layak, aman serta sanitasi yang lebih baik bagi masyarakat,” tandasnya.
Sementara, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalsel, Deidrik Reihanrt Abel mengapresiasi dan menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pemkab Tabalong telah memberikan dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto teruntuk Sekolah Rakyat.
Ia berharap dukungan penuh dari pemda dapat membantu kelancaran pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tabalong. (*/din)