
JAKARTA, Mercubenua.net – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani (H. Fani) berhasil meraih penghargaan Anugerah Cita Negeri 2026 kategori Cita Daerah Sejahtera dan Sehat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Jabo Priyono bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara Malam Apresiasi Anugerah Cita Negeri 2026 di Studio 1 Kompas TV, Jakarta Pusat, Senin kemarin.
Bupati Tabalong H. Fani menyampaikan penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Ini (Anugerah Cita Negeri) menambah motivasi kami dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat dan terus memberikan yang terbaik untuk mewujudkan kesejahteraan di Kabupaten Tabalong,” kata H. Fani kepada awak media.
Ia menegaskan, Pemerintah Daerah (Pemda) berkomitmen akan memastikan semua proram pembangunan di Bumi Sarabakawa dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan kualitas hidup.
“Harapan kami, berbagai program prioritas dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
“Tujuan utama pembangunan adalah bagaimana masyarakat semakin sejahtera, mendapatkan pelayanan yang baik, serta memiliki kesempatan untuk meningkatkan taraf hidupnya,” tambah H. Fani.
Diketahui, Anugerah Cita Negeri merupakan program apresiasi Kompas TV kepada pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota yang dinilai memiliki kinerja, inovasi, dan kontribusi nyata dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan inklusif.
Penghargaan ini juga menjadi bentuk pengakuan terhadap para pemimpin daerah yang menghadirkan karya dan terobosan dengan dampak positif bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan, serta berlandaskan prinsip-prinsip hak asasi manusia.
Malam Apresiasi Anugerah Cita Negeri 2026 turut dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Rachmat Pambudy, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Direktur Utama Kompas TV Rosianna Silalahi, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah. (din/*)