
TANJUNG, Mercubenua.net – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-51 tingkat Kabupaten Tabalong diharapkan menjadi momentum menjaring peserta terbaik untuk dipersiapkan mewakili Bumi Sarabakawa pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ke-38 tahun 2027 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tabalong, H. Nanang Mulkani dalam pembukaaan MTQN ke-51 tingkat Kabupaten Tabalong di halaman Kantor Kecamatan Pugaan, Kamis kemarin.
Nanang mengatakan MTQ tingkat kabupaten ini memiliki peran strategis dalam mempersiapkan kafilah Tabalong agar mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Kita berharap seluruh kafilah mampu membawa nama baik dan mengharumkan Kabupaten Tabalong di tingkat provinsi maupun nasional. Salah satu sumber utamanya adalah melalui MTQ yang dilaksanakan di tingkat kabupaten ini,” kata Nanang.
Selain sebagai ajang mencari peserta berprestasi, Nanang menegaskan MTQ juga memiliki makna penting dalam memperkuat nilai-nilai Al Qur’an di tengah kehidupan masyarakat. Menurutnya, penyelenggaraan MTQ bukanlah pekerjaan sederhana karena membutuhkan perencanaan, koordinasi, tenaga, waktu, serta dukungan dari seluruh pihak.
“Kita mengapresiasi seluruh masyarakat Kecamatan Pugaan dan berbagai pihak yang telah bergotong royong serta berkontribusi dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQN ke-51,” ujarnya.
“Kita berharap nilai-nilai Al Qur’an semakin tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan maupun di tengah masyarakat,” tambah Nanang.
Nanang menambahkan MTQ di Kecamatan Pugaan, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tabalong melalui Tabalong SMART (Sejahtera, Maju, Religius, Terdepan).
“Pembangunan daerah yang maju harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai agama sebagai bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berakhlak mulia,” tandasnya.
Di sisi lain, Bupati Tabalong HM Noor Rifani (H. Fani) berharap pelaksanaan MTQ bukan sekadar menjadi ajang mencari peserta berprestasi, namun juga mampu memberikan makna yang lebih luas dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat Kabupaten Tabalong.
“Mudah-mudahan seluruh kegiatan berjalan lancar, sukses serta memberikan makna yang luas bagi syiar Islam, khususnya di Kabupaten Tabalong yang kita cintai,” ujar H. Fani.
Diketahui, berdasarkan laporan Ketua Pelaksana MTQN ke – 51 Kabupaten Tabalong, Camat Pugaan, Farith Yusriannur Riza menyampaikan, total peserta mencapai 541 orang terdiri dari 12 Kafilah kecamatan se-Kabupaten Tabalong.
“Peserta terdiri dari pari qari dan qariah, hafiz dan hafizah dan dari berbagai cabang lomba lainnya yang didampingi official dan pelatih masing-masing,” kata Riza.
Untuk menjamin kualitas penilaian, Riza mengungkapkan, panitia juga telah berkoordinasi dengan LPTQ Kabupaten Tabalong dalam menghadirkan dewan hakim yang kompeten, adil, dan profesional.
Adapun cabang yang diperlombakan meliputi tilawah, tartil, tahfiz, syarhil dan fahmil, kaligrafi, hingga karya tulis Ilmiah Al Qur’an.
Riza menegaskan MTQ menjadi bagian dari syiar Islam untuk membumikan Al Qur’an, memperkuat nilai-nilai keislaman, merajut ukhuwah Islamiyah, serta membentuk generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah.
“Kita berharap lahir generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Tabalong yang SMART,” pungkasnya. (din)