
“Ini berfungsi sebagai instrumen penguatan koordinasi lintas OPD dan sarana pendukung bagi kepala daerah untuk mengambil kebijakan strategis secara cepat, tepat dan berbasis data,” tandasnya.
TANJUNG, Mercubenua.net – Bumi Sarabakawa terus memperkuat langkah strategis menuju Tabalong SMaRT (Sejahtera, Maju, Religius, Terdepan) dan daerah berbasis digital melalui pengembangan Command Center.
Command Center merupakan salah satu bagian dari upaya realisasi program Tabalong SMaRT sekaligus penguatan Tabalong sebagai Smart City.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong, Ir HM Noor Rifani saat diwawancara usai meninjau Command Center bersama jajaran Forkopimda di Sekretariat Daerah (Setda) setempat, Selasa (13/1/2026).
“Ini langkah strategis dan cerdas dalam rangka mewujudkan Tabalong Smart dan menjadikan Tabalong sebagai Smart City,” kata bupati.
Sosok yang akrab disapa H Fani ini menjelaskan keberadaan Command Center menjadi pusat integrasi data dari seluruh desa, kecamatan, hingga kabupaten. Seluruh data Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kamera pengawas (CCTV), serta layanan pengaduan masyarakat terhimpun dalam satu sistem terpadu.
“Pengaduan juga masuk di sini (Command Center), sehingga pengambilan kebijakan dan keputusan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” tegas H Fani.
Ia menambahkan pihaknya akan mengarahkan seluruh SKPD untuk melengkapi dan menginput data secara real time sesuai dengan kondisi terkini di lapangan.
“Misalnya ada perbaikan jalan, jika sudah baik maka panjang jalan mantap akan bertambah, jika rusak maka akan berkurang. Semua itu akan ter-update setiap saat,” jelasnya.
Untuk mendukung akurasi data, lanjunya, pemerintah daerah akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk operator data di setiap SKPD. Langkah ini bertujuan mewujudkan satu data Kabupaten Tabalong yang terintegrasi dan dapat diakses secara digital.
Ia berharap tercipta satu data Kabupaten Tabalong yang terintegrasi. Sehinga sinergi dan kolaborasi dalam pengambilan kebijakan bisa optimal agar pelayanan publik semakin baik.
Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabalong, Eddy Suryani, menjelaskan pihaknya berkomitmen untuk mendukung Pemda dalam meningkatkan kecepatan dan ketepatan respon terhadap berbagai kondisi dan keluhan masyarakat. Termasuk memastikan kebijakan yang diambil berdasarkan pada data yang akurat, valid dan terintegrasi.
“Tujuannya mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat dan terukur karena berdasar data secara realtime,” jelas Eddy.
Disamping itu, Command Center juga memungkinkan untuk meningkatkan keamanan di seluruh wilayah Bumi Sarabakawa, tanggap terhadap kondisi darurat dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan Command Center sebagai pusat integrasi data, pemantauan wilayah dan sebagai dari penguatan arsitektur sistem pemerintahan berbasis elektronik.
“Ini berfungsi sebagai instrumen penguatan koordinasi lintas OPD dan sarana pendukung bagi kepala daerah untuk mengambil kebijakan strategis secara cepat, tepat dan berbasis data,” tandasnya. (din)