
“Kita juga harus memastikan setiap penyelenggara konstruksi terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan, serta bekerja dalam lingkungan yang aman dan memenuhi standar pekerjaan,” tegasnya.
TANJUNG, Mercubenua.net – Sektor jasa konstruksi menjadi salah satu motor utama penyerap tenaga kerja di Kabupaten Tabalong. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan infrastruktur dalam program prioritas Tabalong SMaRT (Sejahtera, Maju, Religius, dan Terdepan).
Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong, Ir HM Noor Rifani, saat memberikan arahan pada Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan Sektor Jasa Konstruksi yang digelar di Aston Tanjung, Rabu (2/7/2025) kemaren.
“Bidang jasa konstruksi ini akan menyerap tenaga kerja atau peluang kerja yang besar. Untuk itu, aspek ketenagakerjaan ini harus mendapat perhatian yang serius, baik dari sisi hukum, keselamatan kerja, hingga jaminan kesehatan,” ujar Bupati yang akrab disapa H Fani.
Dalam arahannya, H Fani juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabalong dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah menjalin kerja sama dengan Dinas PUPR Kabupaten Tabalong.
“Saya mengapresiasi kepada Kejari Tabalong dan BPJS Ketenagakerjaan Tabalong yang bekerja sama dengan Dinas PUPR dalam menginisiasi kegiatan ini. Ini sangat strategis dalam rangka pembinaan jasa konstruksi, yang memegang peranan vital dalam membangun infrastruktur sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Lebih jauh, Bupati juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi perundangan dan penerapan standar keselamatan kerja yang tinggi.
Kita juga harus memastikan setiap penyelenggara konstruksi terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan, serta bekerja dalam lingkungan yang aman dan memenuhi standar pekerjaan,” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas PUPR Tabalong, H. Wibawa Agung Subrata, menyebutkan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman tentang jaminan hukum atas risiko kerja, khususnya di sektor jasa konstruksi.
“Kegiatan ini menyasar tenaga kerja harian lepas, borongan, serta pekerja kontrak di sektor konstruksi,” ujar Wibawa.
Dengan fokus pada perlindungan tenaga kerja dan kesinambungan pembangunan infrastruktur, Pemkab Tabalong menegaskan komitmennya membangun daerah dengan memperhatikan kesejahteraan seluruh pelaku di sektor konstruksi. **