DPRD Tabalong Dorong Disporapar Buat Masterplan Pariwisata

“Kita ingin ada satu titik yang benar-benar dikembangkan jadi pusat wisata. Misalnya Tanjung Puri, pembangunannya bisa dilakukan bersama-sama, satu atau dua tahun selesai,” jelas Jurni.

TANJUNG, Mercubenua.net – Dukung Bumi Sarabakawa sebagai Kota Destinasi, salah satu komitmen yang baru-baru ini disampaikan kepala daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabalong meminta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) segera membuat masterplan pariwisata di kawasan Tanjung Puri.

Hal tersebut disampaikan Jurni usai memimpin rapat Komisi III DPRD Tabalong bersama Disporapar membahas rencana kerja tahun anggaran 2026, di kantor Dewan setempat, Rabu (1/10/2025).

“Kita pengen Tabalong sebagai daerah segitiga emas ini bukan tempat lewat saja, tapi jadi tempat kunjungan dan singgah orang-orang dari luar,” ujar Jurni, Wakil Ketua Komisi III DPRD Tabalong saat diwawancara.

Jurni menilai potensi Tanjung Puri sebagai pusat pengembangan pariwisata sangat besar. Salah satunya adalah keberadaan Masjid Cheng Ho yang masih dalam tahap pembangunan di kawasan tersebut sebagai salah satu daya tarik awal.

Menurut Jurni pembangunan destinasi wisata ini bisa dilakukan secara terintegrasi lintas SKPD.

“Kita ingin ada satu titik yang benar-benar dikembangkan jadi pusat wisata. Misalnya Tanjung Puri, pembangunannya bisa dilakukan bersama-sama, satu atau dua tahun selesai,” jelas Jurni.

Ia menilai dengan perencanaan matang melalui masterplan, pembagian tanggung jawab antar instansi teknis bisa lebih jelas.

“Pembangunan siring bisa dikerjakan Dinas PU, gazebo dan fasilitas lainnya dari Disporapar, kemudian paving block-nya oleh Dinas Perkim. Jadi kalau total biayanya misalnya sekian miliar, bisa dibagi pengerjaannya sesuai bidang masing-masing,” tambah Jurni.

Lanjut Jurni menekankan, pentingnya menghadirkan konsep wisata yang informatif dan ramah keluarga. Sehingga akan membantu wisatawan dari luar untuk menjelajahi lebih banyak tempat di Kabupaten Tabalong.

“Di lokasi itu nanti ada informasi lengkap tentang destinasi wisata lainnya di Tabalong, seperti arah ke Riam Bidadari, ke wisata religi dan gambaran objek wisata,” katanya.

Selain itu, Jurni juga mengingatkan pengembangan pariwisata juga perlu disertai fasilitas pendukung seperti warung makan yang representatif dan dengan harga terjangkau namun tetap berkelas untuk meningkatkan daya tarik dan kenyamanan pengunjung.

Ia berharap, dengan adanya pengembangan Tanjung Puri sebagai titik sentral, Tabalong menjadi bisa menjadi Kota Destinasi.

“Kalau biasanya masyarakat kita liburan ke luar daerah, ke depannya justru orang dari luar yang datang ke Tabalong untuk rekreasi,” tandas.

Disisi lain, apabila Tabalong berhasil menjadi daerah destinasi, diyakini maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat. (mer/din)