
“Kita mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa. Pertama terkait RTH Smart, dan terkait tenaga kerja terampil, ini luar biasa,” timpal H Fani.
TANJUNG, Mercubenua.net – Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, hingga penurunan angka kemiskinan di Bumi Sarabakawa tidak terlepas dari sinergi, kolaborasi, dan kebersamaan seluruh pihak dalam mendukung program pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong, Ir HM Noor Rifani, saat meresmikan relokasi Puskesmas Jaro di Desa Namun, beberapa waktu lalu.
“Terima kasih seluruh pihak, ini berkat sinergi dan kolaborasi. Kalau kita bersinergi, apapun yang kita hajatkan saya yakin akan terwujud, asalkan bersama,” ujar Noor Rifani.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tabalong juga menekankan pentingnya pengembangan tenaga kerja terampil di tingkat desa. Ia berpesan agar desa terus memberikan pelatihan keahlian, khususnya bagi tenaga tukang, yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan terus ditingkatkan. Termasuk pemberian sertifikasi keahlian kepada para tukang di masing-masing desa.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa. Pertama terkait RTH Smart, dan terkait tenaga kerja terampil, ini luar biasa,” timpal H Fani, sapaan akrab Bupati Tabalong.
Menurut H Fani, keahlian pertukangan sangat penting agar belanja daerah yang cukup besar dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat setempat.
“Meskipun anggaran belanja daerah mengalami penurunan, nilainya masih tinggi. Kalau tukangnya dari luar semua, sayang kita. Kita ingin kepala tukang kita ini dari masyarakat di desa, anak-anak di desa, sehingga sirkulasi keuangan itu berada di desa itu sendiri,” jelasnya.
Bupati Tabalong pun meminta para kepala desa untuk menyiapkan dan menyelenggarakan program pelatihan tenaga tukang secara berkelanjutan.
Dengan demikian, selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pembangunan yang dilaksanakan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di masyarakat. (din)