
“Tidak hanya melihat kualifikasi kompetensi, tetapi juga kinerja, moralitas dan integritasnya, itu paling utama,” kata Sekretaris Utama BKN RI.
JAKARTA, Mercubenua.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong melakukan Ekspos Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di hadapan jajaran Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI).
Pemaparan strategis Manajemen Talenta itu dimaksudkan untuk menunjukkan kesiapan, komitmen dan implementasi sistem pengelolaan sumber daya manusia (SDM) yang berbasiskan merit, objektif serta berkelanjutan dengan mengidentifikasi talenta ASN di lingkungan Pemkab Tabalong.
Hal tersebut disampaikan <span;>Bupati Tabalong, Ir HM Noor Rifani dalam paparanya kepada BKN di Jakarta, Rabu kemarin.
“Kami berupaya, bagaimana manajemen talenta ini bisa berjalan secepatnya di Kabupaten Tabalong. Itu harapan kami sebagai bupati,” kata HM Noor Rifani.
Noor Rifani menjelaskan, dirinya sebelumnya juga berangkat dari ASN dan mengalami pembinaan-pembinaan dari BKN dalam kariernya di birokrasi pemerintah daerah, hingga kemudian terpilih oleh masyarakat menjadi Bupati Tabalong.
“Pembinaan-pembinaan yang dilakukan oleh BKN, terkait perlindungan ASN tidak lagi berdasarkan like and dislike atau tim sukses atau tidak. Melainkan benar-benar diisi oleh orang yang memiliki kapabilitas di bidangnya,” ujar H Fani sapaan akrab Bupati.
Ia menyampaikan perlu percepatan pengisian jabatan lowong untuk mengejar tercapainya realisasi visi misi program prioritas Tabalong Smart. Pengisian jabatan oleh ASN yang responsif dan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat dan tepat. Tidak bisa berlama-lama, karena respon masyarakat terhadap pelayanan langsung dirasakan dan diketahui secara luas.
“Tantangan ke depan semakin kompleks, kita perlu birokrasi yang lincah dan adaptif. Tidak lagi mengelola ASN dengan cara-cara yang konvensional,” tandasnya.
H Fani ingin Manajemen Talenta ASN ini membawa pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tabalong. Sehingga pada gilirannya dapat membantunya, menempatkan orang yang tepat pada posisinya.
Disisi lain, Sekretaris Utama BKN RI, Hj Imas Sukmariah menyampaikan Manajemen Talenta baik dalam promosi maupun mutasi adalah tuntutan terhadap SDM ASN yang ada di Kabupaten Tabalong.
“Tidak hanya melihat kualifikasi kompetensi, tetapi juga kinerja, moralitas dan integritasnya, itu paling utama,” kata Sekretaris Utama BKN RI.
“Karena tujuh program prioritas bupati luar biasa, menyentuh langsung ke masyarakat,” tambah Sukmariah.
Sukmariah menegaskan, program Tabalong Smart tidak hanya dalam kertas, tetapi implementatif dan mesti didukung oleh talenta-talenta yang mumpuni. Bekerjanya tidak saja menggugurkan kewajiban. (din)