
“Karena ini sudah jadi catatan dari anggota legislatif, tentu menjadi perhatian kita semua. Bagi kawan-kawan yang kinerjanya di bawah 90 persen, semoga tahun ini bisa kita tingkatkan,” tegas H Fani.
TANJUNG, Mercubenua.net – Bupati Tabalong, Ir HM Noor Rifani, menegaskan pentingnya peningkatan kinerja seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam merealisasikan anggaran tahun 2025.
Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tabalong Ke-33 dan Ke-34 Masa Sidang III Tahun 2025 dengan agenda Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD dan Raperda APBD Perubahan 2025, Jumat (4/7/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Rifani menngungkapkan capaian penyerapan anggaran tahun 2024 dijadikan sebagai bahan evaluasi bersama.
Ia menargetkan realisasi anggaran tahun ini dapat mencapai angka realistis antara 90 hingga 95 persen.
“Jadi tadi disampaikan terkait penyerapan anggaran di tahun 2024, ini akan menjadi catatan kami dengan kawan-kawan SKPD. Target kita antara 90 – 95 persen. Karena kalau 100 persen, tentu ada efisiensi biasanya, jadi kisaran yang realistis adalah antara 90 sampai 95 persen,” kata Bupati yang biasa disapa H Fani.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya perbaikan kinerja terutama bagi SKPD yang pada tahun sebelumnya memiliki capaian di bawah 90 persen.
“Karena ini sudah jadi catatan dari anggota legislatif, tentu menjadi perhatian kita semua. Bagi kawan-kawan yang kinerjanya di bawah 90 persen, semoga tahun ini bisa kita tingkatkan,” tegas H Fani.
Menurutnya, capaian kinerja SKPD akan menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan seorang kepala SKPD. Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk segera bekerja sesuai dengan arahan legislatif.
Dalam kesempatan itu, Bupati Tabalong juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh fraksi DPRD yang telah memberikan pandangan, saran, dan catatan konstruktif serta menjadikannya sebagai perhatian penting bagi pemerintah daerah ke depannya sebagai sebuah amanah.
Amanah dari DPRD, lanjutnya, akan segera ditindaklanjuti melalui percepatan pelaksanaan program agar tidak menimbulkan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa).
“Kami berharap kawan-kawan SKPD, mari kita berkolaborasi dan bersinergi untuk segera melaksanakan apa yang sudah diamanahkan oleh anggota DPRD. Outcomenya tentu demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (mer/din)