
“Ke depan, tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan hanya karena terkendala masalah ekonomi. Ataupun karena minimnya Faskesnya sebab sarana prasarana yang sangat terbatas atau karena sebab lain,” tegasnya.
TANJUNG, Mercubenua.net – Bergerak cepat pastikan layanan kesehatan terlaksana dengan baik, Bupati Tabalong Ir H M Noor Rifani melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Puskesmas Murung Pudak Kelurahan Mabuun, Kamis kemaren.
Dalam sidak tersebut, Bupati Tabalong yang akrab disapa H Fani ini, menegaskan ingin secara langsung mengetahui fakta-fakta di lapangan, termasuk terkait pelaksanaan layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
“Intinya upaya dalam rangka meningkatkan pelayanan, sehingga perlu ada monitoring dan evaluasi seperti ini,” kata H Fani.
Pastikan seluruh masyarakat Bumi Sarabakawa terjamah layanan kesehatan, Bupati dan Wakil Bupati Tabalong periode 2025-2030 sudah melaksanakan 7 program priorotas Tabalong SMaRT (Sejahtrera, Maju, Religius, Terdepan) salah satunya program Tabalong Pasti Sehat.
Program Tabalong Pasti Sehat adalah salah satu langkah pemda untuk memaksimalkan layanan kesehatan yang sejalan dengan aspirasi masyarakat. Mulai dengan menerapkan jaminan kesehatan hingga optimalisasi kualitas layanan kesehatan.
“Ke depan, tidak ada lagi warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan hanya karena terkendala masalah ekonomi. Ataupun karena minimnya Faskesnya sebab sarana prasarana yang sangat terbatas atau karena sebab lain,” tegasnya.
H Fani menjelaskan pelayanan kesehatan sudah seharusnya menjangkau semua lapisan warga masyarakat. Salah satu aksi yang akan mendukung hal tersebut adalah Layanan Home Care.
“Petugas kesehatan menjemput bola, mengunjungi calon pasien dengan kriteria tertentu. Para lansia, warga yang tinggal sebatang kara, penyandang disabilitas dan warga yang kesulitan secara ekonomi akan menerima layanan Home Care,” jelasnya.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Home Care oleh Puskesmas Murung Pudak ini sudah 51%, sudah menjamah warganya,” tambah H Fani.
Pemerintah Kabupaten Tabalong melalui Dinkes menargetkan pelayanan Home Care di tingkat Kabupaten Tabalong mencapai 20.340 pasien. Implementasi hingga 26 Mei 2025 lalu telah dikunjungi 35,13% atau sebanyak 7.179 pasien, telah mendapatkan pelayanan Home Care.
Berdasarkan kunjungan mendadak yang dilakukan, ke depan, dia akan mengupayakan relokasi Puskesmas Murung Pudak ke lokasi yang baru. Alasannya karena kompleks bangunan Puskesmas yang ada, dikatakan tidak refresentatif lagi untuk memberikan pelayanan, terasa sempit (kecil), sementara intensitas pasien yang berobat tinggi.
Selain itu, kedatangan H Fani dalam rangka sidak sempat membuat pegawai di Puskesmas Mabuun terkejut.
Pasalnya H Fani menyidak faskes tersebut tanpa pengawalan patroli maupun dengan hal-hal yang sifatnya protokoler.
Bahkan tidak terlihat Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Sekretaris dan pejabat Dinkes lainnya yang menyertainya.
“Bapak Bupati datang sendirian,” celetuk seorang pegawai Puskesmas setempat. (mer/din)