
“Duta Perubahan Perilaku terdiri dari penyuluh, mahasiswa, SATPOL PP, Kader PKK, Kader Kesehatan dan Posyandu di tingkat desa, pramuka, tokoh agama, tokoh masyarakat,” kata Sri.
PARINGIN, Mercubenua.net – Video conference (Vicon) se Indonesia mengenai pembekalan dan apresiasi terhadap kader PKK pro sehat kendali covid-19 dan mendorong percepatan vaksinasi covid-19 untuk mewujudkan Herd immunity di masyarakat Selasa, (8/2/2022) kemaren, diikuti Ketua PKK Balangan, Hj Sri Huriyati dan jajaran di aula sekretariat PKK setempat.
Sri Huriyati, Ketua PKK Balangan usai mengikuti vicon tersebut menyampaikan seluruh elemen masyarakat diharapkan bisa bahu-membahu dalam megendalikan dan mencegah penularan covid -19 melalui Perubahan Perilaku.
Termasuk memaksimalkan peran para kader PKK, baik mulai dari para penyuluh, Mahasiswa, SATPOL PP, Kader Kesehatan dan Posyandu tingkat desa, Pramuka, Tokoh Agama, Masyarakat agar menjadi Duta Perubahan Perilaku.
“Duta Perubahan Perilaku terdiri dari penyuluh, mahasiswa, SATPOL PP, Kader PKK, Kader Kesehatan dan Posyandu di tingkat desa, pramuka, tokoh agama, tokoh masyarakat,” kata Sri.
Menurut Sri, Duta Perubahan Perilaku bisa menjadi garda terdepan untuk melawan Covid -19 dengan berkoordinasi dan bahu-membahu bersama TNI-Polri.
“Mereka adalah garda terdepan dalam hal mensosialisasikan vaksinasi dan menghimbau masyarakat untuk bervaksin,” ujarnya.
Sri mengungkapkan bekerja sama dengan TNI-Polri, Duta Perubahan Perilaku memiliki beberapa peran yaitu, menjadi teladan dalam penerapan protokol Kesehatan (3M). Melakukan sosialisasi, edukasi, dan penegakan kedisiplinan penanganan COVID-19 (3M, 3T, dan Vaksinasi) di lingkungan kerja dan masyarakat.
Termasuk berperan serta dalam Posko Desa/Kelurahan di wilayahnya. Dan, melaporkan perkembangannya kepada pemerintah diatas atau melalui aplikasi bersatu lawan Covid -19.
“Yang menjadi duta perubahan perilaku akan menjadi contoh teladan di masyarakat untuk berperilaku hidup bersih sehat dan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (din)