
“Berdasarkan hasil kajian, saat ini kandungan Gas bumi kita lebih besar dari sumber minyak”, jelas H Anang Syakhfiani, Bupati Tabalong.
TANJUNG, Mercubennua.net – Dalam kesempatan rapat Rapat Kerja Nasional Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) Republik Indonesia Tahun 2023, di Hotel Alana, Yogyakarta beberapa waktu lalu, Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani diganjar sebuah penghargaan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gunbernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang juga merupakan Ketua ADPMET RI. Bupati Tabalong dinilai memiliki kontribusi nyata dalam membesarkan asosiasi daerah penghasil migas di Indonesia.
H Anang Syakhfiani yang juga merupakan Wakil Ketua Bidang Kajian dan Pengembangan SDM ADPMET secara konsisten mendesak Pemerintah Pusat untuk memberikan perhatian lebih besar terhadap eksplotasi Gas bumi sebagai pengganti Bahan Bakar Minyak.
“Berdasarkan hasil kajian, saat ini kandungan Gas bumi kita lebih besar dari sumber minyak”, jelas H Anang Syakhfiani, Bupati Tabalong.
Menurut Anang ADPMET sudah banyak melakukan berbagai upaya positif untuk daerah anggota asosiasi. Termasuk untuk Kabupaten Tabalong dari sisi peningkatan bagi hasil Minyak dan Gas yang proporsional.
“Saya berharap semua usaha ADPMET dibawah kepemimpinan Bapak Ridwan Kamil terus dilakukan”, imbuh Anang.
Ketua ADPMET RI, Ridwan Kamil pada sambutan pembukaan Rapat Kerja Nasional Tahun 2023 menyampaikan agenda utama terkait upaya daerah anggota asosiasi untuk memperoleh pendapatan bagi hasil yang maksimal dengan kontraktor dan pemerintah pusat.
Lanjut Ridwan Kamil, daerah anggota asosiasi berkomitmen memberikan dorongan, agar 2060 Indonesia bersih karbon dapat terwujud dan harus diperjuangkan mulai dari sekarang.
Dalam kesempatan tersebut ia mengajak masyarakat Indonesia hijrah dalam menggunakan sumber energi dengan energi baru dan terbarukan atau EBT untuk meminimalisasi krisis, bencana alam hingga perubahan iklim.
Diketahui, Kabupaten Tabalong sendiri merupakan salah satu daerah penghasil Migas di Indonesia yang sudah di eksplorasi sejak tahun 1898. Dari 134 sumur minyak yang dimiliki, Tabalong mampu memproduksi minyak sebanyak 2.103 barel per hari pada tahun 2022 yang lalu.
Selama ini minyak bumi yang dihasilkan dari Pertamina EP Tanjung ditampung di Manunggul (Desa Kasiau Raya) dan setiap akhir bulan akan dikirim lewat pipa ke Balikpapan untuk diproses lebih lanjut. (mer/din)