
“Saya bersama Wakil Bupati dan BPKSDM Balangan selalu mematau dan melaukan evaluasi terhadap kinerja semuanya,” tegas bupati.
PARINGIN, Mercubenua.net – Disamping cepat beradaptasi dan memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), pejabat yang telah diambil sumpah janji jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan diminta wajib menyelesaikan tanggung jawabnya.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Balangan H Abdul Hadi usai melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan Pejabat Tinggi Pratama dan Esselon II di Aula Benteng Tundakan Kantor Setda setempat, Senin (26/1/2026).
“Saya minta antara petugas (pejabat) yang lama dan baru ada serah terima aset, serah terima perkerjaan dan serah terima keuangan. Kemudian, yang dipindah (rotasi) wajib menyelasaikan tanggung jawabnya sebelum pindah tugas,” kata Abdul Hadi.
Harus menyelasaikan kewajiban sebelum pindah tugas bagi pejabat menjadi perhatian Bupati Balangan, beberapa kali beliau mengulang hal tersebut sebagai bentuk penegasan.
“Wajib menyelasaikan tanggung jawabnya sebelum pindah tugas. Misalnya ada utang (piutang) di bengkel. Ini jangan sampai menjadi tugas kepala dinas (pejabat) yang baru,” ujarnya.
“Itu salah satu contoh, karena beberapa tahun kemaren, kepala dinas baru yang menanggung beban yang ditinggalkan oleh pejabat yang lama itu,” tambah Bupati Balangan.
Hadi mengungkapkan pelantikan terhadap pejabat tinggi pratama dan esselon II sangat penting dan merupakan sebuah pilar dalam birokrasi untuk mendorong efektifitas penyelenggaraan pemerintahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pelantikan pejabat tinggi pratama dan pejabat esselon II ini sangat penting dalam pilar biorokrasi, kami bersama pak Wakil Bupati sangat berhati-hati dan selektif dalam memilih siapa yang tepat untuk mengisi setiap (posisi) jabatan,” jelasnya.
Lanjutnya, terhadap sejumlah jabatan esselon II yang masih kosong, pihaknya akan melakukan lelang jabatan untuk menempatkan pejabat deninitif yang mampu mendorong efektifitas dan memperbaiki pelayanan di Kabupaten Balangan.
“Yang kosong akan segera kita assesmen dan lelang di tahun ini sehingga semuanya bukan Plt lagi, tetapi pejabat definif yang bisa mendorong efektifitas dan memeprbaiki pelayanan kita di Kabaten Balangan,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hadi mengingatkan seluruh pejabat di lingkup Pemkab Balangan agar menunjukkan kinerja dan kemapuan terbaik di setiap posisi jabatan. “Saya bersama Wakil Bupati dan BPKSDM Balangan selalu mematau dan melaukan evaluasi terhadap kinerja semuanya,” tegas bupati.
Diketahui, seperti yang disampaikan Abdul Hadi, Kabupaten Balangan termasuk salah satu yang pertama di Kalsel yang menggunakan sistem Merit berdasarkan arahan Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) yang penilaiannya murni berdasarkan dari rekomendasi Tim Assesmen dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Pelantikan tersebut juga merupakan salah satu penyegaran untuk meningkatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat. (din)