
“Sesuatu yang luar biasa bagi kami, kedatangan tamu yang hebat, Bupati yang berjuang ingin mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakatnya, sehingga nantinya kita bisa berkolaborasi, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga di bidang penelitian,” kata Fahimah Martak.
Gresik, Mercubenua.net – Tekad mencetak generasi unggul demi masa depan Tabalong yang lebih cerdas terus ditunjukan Bupati Tabalong, Ir HM Noor Rifani.
Terbaru, dirinya kembali menegaskan komitmennya dalam menyukseskan program Tabalong Smart 1000 Sarjana melalui sebuah penandatanganan kesepahaman (MoU) dengan Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) di Gresik, Jawa Timur. Sebagai langkah mendukung program tersebut.
Kunjungan ke kampus yang berada di kawasan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk itu bukanlah sekadar seremoni.
Dalam pertemuan hangat penuh antusiasme, Bupati yang akrab disapa H Fani ini menyampaikan harapan besarnya agar semakin banyak pemuda dan pemudi Tabalong dapat menimba ilmu di perguruan tinggi berbasis industri tersebut.
“Alhamdulillah kami bersyukur pada hari ini bisa memenuhi undangan UISI dan Politeknik Semen Indonesia di Gresik ini. Saya kira ini sesuai juga dengan potensi Kabupaten Tabalong, karena kita juga ada pabrik semen,” ujar H Fani usai penandatanganan, Sabtu (19/7/2025) kemaren.
Tabalong memang bukan wilayah yang asing dengan dunia industri semen. Hadirnya pabrik PT Conch Cement South Kalimantan yang merupakan Penanaman Modal Asing (PMA) memberi sinyal kuat akan kebutuhan tenaga terampil di bidang teknik dan industri. Namun ironisnya, belum ada perguruan tinggi teknik di daerah ini.
Menyadari celah tersebut, H Fani ingin membangun jembatan antara potensi daerah dan kebutuhan sumber daya manusia yang mumpuni melalui transfer of knowledge dari UISI maupun Politeknik Semen Indonesia (Poltek SI).
H Fani berharap anak-anak Tabalong dapat belajar langsung dari sumber daya manusia unggul, sekaligus membawa pulang ilmu di sekolah tinggi, dan kembali membangun Tabalong dengan keterampilan yang dapatkan.
Disambut hangat oleh jajaran pimpinan UISI dan Poltek SI, seperti Wakil Rektor I UISI Prof. Dr. Fahimah Martak MSi, Wakil Rektor II Her Arsa Pambudi ST MMT, serta Direktur Poltek SI Dr. Erlina Diamastuti, kolaborasi ini dipandang sebagai awal dari sinergi jangka panjang yang lebih besar dari sekadar pendidikan.
Prof. Fahimah memandang kedatangan Bupati Tabalong adalah sesuatu yang luar biasa bagi UISI maupun Poltek SI.
Ia menilai H Fani adalah salah satu pemimpin yang serius memperjuangkan kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat, serta berharap kerja sama ini meluas, tidak hanya pendidikan, tapi juga bidang riset dan inovasi.
“Sesuatu yang luar biasa bagi kami, kedatangan tamu yang hebat, Bupati yang berjuang ingin mencerdaskan dan mensejahterakan masyarakatnya, sehingga nantinya kita bisa berkolaborasi, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga di bidang penelitian,” kata Fahimah Martak.
UISI dan Poltek SI juga menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan nasional. Melalui teknologi, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, kedua institusi ini ingin terus menjadi bagian dari solusi – bukan hanya untuk Gresik, tapi juga untuk daerah-daerah berkembang seperti Tabalong.
UISI sendiri dikenal sebagai perguruan tinggi yang menjadikan industri sebagai laboratorium nyata.
Sekitar 80 persen tenaga pengajarnya merupakan praktisi berpengalaman. Sementara sistem pengajarannya pun lebih menitikberatkan pada praktik ketimbang teori semata.
Program prioritas Tabalong Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, HM Noor Rifani – Habib Muhammad Taufani Alkaf, yakni 1000 Beasiswa Sarjana merupakan langkah-langkah impian besar untuk mencerdaskan generasi Tabalong. Satu MoU, satu kesempatan, dan dari situlah masa depan dimulai. (mer/din)