
“Mari saling bersinergi untuk program jalan dan jembatan mantap,” tambahnya pada BPJN.
TANJUNG, Mercubenua.net – Seluruh ruas jalan dan jembatan di Kabupaten Tabalong, baik yang berstatus milik negara, provinsi dan daerah sama-sama penting untuk keberlangsungan perekonomian di Bumi Sarabakawa.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Tabalong Ir HM Noor Rifani (H Fani) saat serah terima Barang Milik Negara (BMN) dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).
“Semua jalan di sini keberadaannya sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat Tabalong,” tegas H Fani dihadapan Satuan Kerja Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Kalsel di Kediaman Bupati Tabalong, Pendopo Bersinar, Selasa kemarin.
“Mari saling bersinergi untuk program jalan dan jembatan mantap,” tambahnya pada BPJN.
H Fani menyatakan penguatan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama Pemkab Tabalong. Pasalnya, keberadaan jalan dan jembatan mantap akan berdampak luas bagi perekonomian masyarakat.
“Manfaatnya sangat besar, transportasi lebih lancar, akses semakin merata, pertumbuhan ekonomi meningkat, terciptanya kondisi yang lebih aman dan tangguh serta kehidupan yang lebih layak,” tandasnya.
Disisi lain, Kepala Subbagian Umum dan Tata Usaha BPJN Kalsel, Ibrahim didampingi PPK 2.3 PJN Wilayah II Kalsel, I Gusti Ngurah Made Wiratama dan Kepala Satker PJN Wilayah II Kalsel, Budianto secara bergiliran menyampaikan secara keseluruhan pihaknya telah menganggarkan dana sekitar 19 M untuk melalukan perawatan rutin dan berkala terhadap jalan dan jembatan milik negara di Tabalong.
“Tahun 2026 ada beberapa program untuk jalan nasional di Tabalong, mulai dari penanganan rutin hingga rekonstruksi jalan,” kata Ibrahim.
“Untuk jalan dan jembatan di Tabalong kami menangani ruas jalan Kelua-Tanjung, Haruai-Batu Babi sampai batas Kaltim. Totalnya (anggarannya) 19 Milar,” tambah Budianto. (din)