
“Melaksanakan Inovasi BAKULA di rumah-rumah warga, Tim akan dipimpin langsung oleh Dokter Puskesmas bersama petugas lainnya dari berbagai disiplin ilmu. Saya berharap inovasi ini bisa diterima oleh masyarakat Awayan”, tambah dr Winphy.
PARINGIN, Mercubenua.net – Bakunjung Kulawarga Awayan (BAKULA) adalah salah satu inovasi dari Puskesmas Awayan, di Desa Putat Basiun Kecamatan Awayan Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan.
Tak hanya pelayanan kesehatan, dengan Inovasi BAKULA, tenaga medis Puskesmas Awayan juga akan memberikan pelayanan kesehatan kesehatan sosial yang diberikan di rumah kediaman warga misalnya seperti kiat-kiat menerapkan pola hidup sehat dan bersih bagi warga Balangan yang tidak bisa berobat atau berkonsultasi masalah kesehatan di Fasiltas Kesehatan yang tersedia, diantaranya seperti Puskesmas dan Rumah Sakit.
Melaunching Inovasi BAKULA adalah tindak lanjut Puskesmas Awayan terhadap program Home Care yang digaungkan oleh Bupati Balangan, H Abdul Hadi beberapa waktu lalu, untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang menjangkau ke seluruh penjuru di Kabupaten Balangan.
Sebelumnya, program Home Care tersebut ditegaskan oleh Abdul Hadi adalah upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan langsung kepada semua kalangan masyarakat di Bumi Sanggam dengan mengedepankan pelayanan prima, khususnya bagi warga Kabupaten Balangan yang terkendala keterbatasan akses dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Pelayanan kesehatan itu gratis, kita juga akan memberikan edukasi kepada warga di rumah mengenai pola hidup sehat dan bersih serta penanganan kasus-kasus tertentu dan tetap menyarankan kondisi gawat darurat untuk dirujuk berobat ke rumah sakit”, uangkap dr Winphy Prasetyo, Kepala Puskesmas Awayan, beberapa waktu lalu saat sampaikan laporan kinerja Puskesmas sekaligus meluncurkan Inovasi BAKULA.
Lanjut dr Winphy, sebelumnya program ini sudah dilaksanakan sejak Februari lalu dengan memprogramkan beberapa desa sebagai tindak lanjut dari Inovasi BAKULA.
Ia membeberkan Inovasi pelayanan kesehatan tersebut paling lambat akhir tahun mendatang seluruh desa di Kecamatan Awayan tersentuh program BAKULA.
“Diakhir tahun semua desa akan kami jalankan program ini”, tegasnya.
Memberikan yang terbaik kepada masyarakat, Inovasi BAKULA Puskesmas Awayan saat mendatangi warga ke rumah-rumah dimasing-masing desa akan langsung oleh dokter dan tenaga medis lainnya dari berbagai disiplin ilmu dalam memberikan edukasi atau pencerahan mengenai kesehatan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan.
Ia berharap seluruh masyarakat bisa menerima dan mendukung penuh Inovasi BAKULA Puskesmas Awayan sebagai upaya untuk mensejahterakan dan mendekatkan akses pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat Balangan.
“Melaksanakan Inovasi BAKULA di rumah-rumah warga, Tim akan dipimpin langsung oleh Dokter Puskesmas bersama petugas lainnya dari berbagai disiplin ilmu. Saya berharap inovasi ini bisa diterima oleh masyarakat Awayan”, tambah dr Winphy.
Diketahui, hingga berita ini ditayangkan, program tersebut menyasar di 23 desa dengan ratusan warga yang sudah dikunjungi.
Dari 23 desa tersebut, kabanyakan tim Inovasi BAKULA Puskesmas Awayan mendapati warga penderita usia lanjut dengan penyakit penyerta. Diantaranya seperti Hipertensi, Stroke, Kencing Manis dan TB Paru. (mer/din)