Kemenag Tabalong Dukung Program Prioritas Satu Desa Satu Da’i

 
Bupati – Wakil Bupati Tabalong saat launching 7 Program Prioritas Tabalong SMaRT, salah satunya Program Satu Desa Satu Da’i. (Gambar: Diskominfo Tabalong)

“Kami mengapresiasi program Satu Desa Satu Da’i. Dampaknya akan begitu besar baik secara sosial kultural dan keagamaan serta akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Tabalong,” kata Sahidul.

TANJUNG, Mercubenua.net – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong mendukung penuh 7 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Tabalong, H Mahammad Noor Rifani (H Fani) – Habib Muhammad Taufani Alkaf (Habib Taufan). Salah satunya Program Satu Desa Satu Da’i.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Kemenag Tabalong, H Sahidul Bakhri melalui press release, beberapa waktu lalu di Tanjung.

Menurut Sahidul program Satu Desa Satu Da’i dapat memperkuat syiar Islam di setiap desa yang berdampak positif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang sosial, pendidikan, dan ekonomi.

Ia meyakini kehadiran Da’i di setiap desa akan meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual.

“Kami mengapresiasi program Satu Desa Satu Da’i. Dampaknya akan begitu besar baik secara sosial kultural dan keagamaan serta akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Tabalong,” kata Sahidul.

Lanjut Sahidul program Satu Desa Satu Da’i pada gilirannya akan tercapai peningkatan kualitas kehidupan beragama di Kabupaten Tabalong. Sehingga, sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama sangat penting untuk merealisasikannya.

“Kita akan mendukung secara penuh, terlebih program ini sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama di masyarakat,” tegas Sahidul.

Melalui Program Satu Desa Satu Da’i yang melakukan mengumpulkan bibit-bibit yang sudah setengah matang dari Pondok Pesantren, MTs dan MA, sebutnya akan melahirkan kader generasi ulama di Tabalong.

Pasalnya, para Santri ataupun siswa madrasah pada umumnya sudah dibekali dengan ilmu dasar keagamaan. Diantaranya memiliki kemampuan shalat kifayah, membaca do’a, mampu memandikan jenazah bahkan beberapa diantaranya sudah biasa tampil di depan umum untuk berceramah.

Sahidul menyampaikan program ini dapat menjadi kesempatan bagi para calon da’i muda untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat, karena ada target dari kepala daerah bahwa bagi para calon da’i yang berprestasi dan memiliki bakat, akan diberikan kesempatan untuk menerima beasiswa dalam melanjutkan pendidikannya.

“Dengan direalisasikannya program Satu Desa Satu Da’i pada gilirannya akan terjadi peningkatan kualitas kehidupan beragama di Kabupaten Tabalong. Hal ini dapat berdampak positif pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang sosial, pendidikan, dan ekonomi”, tandasnya.

Sebelumnya, Bupati – Wakil Bupati Tabalong telah melaunching 7 Program Prioritas Tabalong SMaRT (Sejahtera, Maju, Religius, Terdepan). Salah satunya Program Satu Desa Satu Da’i. Program ini adalah langkah nyata keduanya untuk mewujudkan kehidupan masyarakat Tabalong yang religius dan beradap. (mer/din)