
“Pertemuan ini akan menjadi awal dalam membangun kesepahaman dan kolaborasi antar pihak terkait”, ucap Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan IKN.
BANJARBARU, Mercubenua.net – Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan peluang emas bagi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan daerah-daerah di Kalimantan untuk memaksimalkan potensi yang ada.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam sambutannya saat membuka Rapat Koordinasi Penyamaan Persepsi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalsel untuk mewujudkan Kalsel sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), di Aula Idham Khalid Komplek Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu 12 Juli tadi.
“Kalsel dan juga daerah-daerah di Kalimantan pada umumnya memiliki peluang untuk memaksimalkan potensi daerah yang ada”, kata Sahbirin Noor.
Menurut Sahbirin keberadaan Kalsel yang terletak di tengah-tengah Kaltim sebagai IKN dan Kalteng sebagai food estate memberikan peluang bagi Kalsel untuk menjadi Gerbang dan Mitra IKN, yang akan menyokong keberadaan dan berjalannya IKN.
“Untuk menyamakan persepsi antara pemerintah kabupaten/kota dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam upaya Kalsel sebagai Gerbang IKN dan Mitra IKN dengan memperhatikan beberapa sektor pendukung pada kabupaten/kota”, ujar Gubernur Kalsel.
Terpisah Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, mengapresiasi terobosan Gubernur yang telah mengumpulkan seluruh Bupati/Walikota SE Kalsel untuk duduk bersama menyamakan visi, arah dan serta persepsi searah dan sejalan untuk memaksimalkan keuntungan yang diambil dari keberadaan IKN.
Terkait IKN, Anang menjelaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Tabalong saat ini sudah on the track sebagai daerah penyangga Ibukota Nusantara, terlebih dalam hal penyediaan hasil pertanian.
“Beberapa waktu lalu saya telah memberangkatkan hasil pertanian untuk dipasarkan di pasar sekitar IKN, Alhamdulillah rutin setiap hari mencapai 1,5 ton”, ungkap Bupati Tabalong.
Anang membeberkan keberadaan Pasar Agribisnis di Kembang Kuning juga sudah ditawarkan kepada Pemerintah Provinsi Kalsel untuk dijadikan outlet hasil pertanian seluruh Kabupaten/Kota di Kalsel.
Selain itu, Pengembangan Kawasan Peruntukan Industri di Saradang juga diyakini akan menunjang komoditas yang diperlukan Ibukota Nusantara seperti industri menengah ke bawah misalnya industri pengolahan hasil pangan.
Sementara Kepala Otorita IKN, melalui Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan IKN, Thomas Umbu Pati TB, mengatakan kegiatan ini adalah titik awal untuk mempererat kemitraan antara Otorita IKN dengan daerah sekitar IKN dalam membangun Ibukota Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur.
“Pertemuan ini akan menjadi awal dalam membangun kesepahaman dan kolaborasi antar pihak terkait”, ucap Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan IKN. (mer/din)