
“Mengenai pendanaan kegiatan, kita hasil urunan atau sumbangan seluruh orang tua siswa”, kata salah satu wali murid RA Al- Ishlah, R Mulyadi.
TANJUNG, Mercubenua.net – Mambubur Asyura merupakan salah satu kearifan lokal dengan nilai budaya yang bernuansa religi. Bagi masyarakat Banjar, khususnya di Kalimantan Selatan kegiatan Mambubur Asyura ini dalam rangka memperingati hari 10 Muharram.
Pada momentum 10 Muharram sudah menjadi kebiasaan masyarakat mengadakan kegiatan turun temurun tersebut yaitu membuat Bubur Asyura.
Salah satunya seperti yang dilakukan para orang tua siswa dan siswi Raudhatul Athfal (RA) Al- Ishlah Desa Halangan Kecamatan Pugaan Kabupaten Tabalong, Kamis, 27 Juli tadi.
Dalam rangka meningkatkan jalinan tali silaturahim dan keakraban, para orang tua siswa dan siswi Raudhatul Athfal (RA) Al- Ishlah berinisiatif untuk “Mambubur Asyura”, di Lingkungan Sekolah setempat dengan cara swadaya.
“Mengenai pendanaan kegiatan, kita hasil urunan atau sumbangan seluruh orang tua siswa”, kata salah satu wali murid RA Al- Ishlah, R Mulyadi.
Menurutnya kegiatan yang diinisiasi para orang tua siswa sendiri itu, semata-mata untuk mengingatkan peristiwa bersejarah di bulan Muharram kepada generasi muda, khususnya dalam meningkatkan ketakwaan.
Dari pantauan tim, terlihat suasana nampak sangat harmonis pada acara Mambubur Asyura. Selama kegiatan para orang tua siswa RA Al- Ishlah saling bahu-membahu. ***