H Fani Beri “Hadiah” Tambahan untuk Peserta Tanglong

Gambar: Prokopim Tabalong

“Kita memberikan apresiasi, festival ini sudah menjadi even tahunan, setiap tahun saya lihat semakin meriah, Pemda Tabalong siap mendukung, berkolaborasi dan bersinergi,” ujarnya.

TANJUNG, Mercubenua.net – Festival Tanglong ke 12  di Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong berlangsung meriah. Kearifan lokal bernuansa religius tersebut diikuti sebanyak 28 peserta, termasuk dari luar Kabupaten Tabalong.

Bupati Tabalong Ir HM Noor Rifani (H Fani) ketika turut menyaksikan kegiatan budaya tersebut menilai Festival Tanglong salah satu even yang mendukung Tabalong SMaRT.

“Ini (Tanglong) bagian dari Tabalong SMaRT. Yaitu, bagaimana kehidupan penuh keaagamaan semakin terasa di Bumi Sarabakawa,” kata H Fani, Jum,at (13/3/2026) malam.

H Fani menyampaikan, Pemerintah Daerah (Pemda) Tabalong berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari program pembangunan daerah, salah satunya Tabalong Religius yang mencerminkan suasana keagamaan yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

“Kita memberikan apresiasi, festival ini sudah menjadi even tahunan, setiap tahun saya lihat semakin meriah, Pemda Tabalong siap mendukung, berkolaborasi dan bersinergi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai bentuk apresiasi, H Fani memberikan “hadiah” tambahan berupa uang tunai kepada seluruh peserta Festival Tanglong sebesar Rp.250 Ribu.

Ia berharap pelaksanaa Festival Tanglong dapat membawa nama baik Kecamatan Kelua dan Kabupaten Tabalong.

Diketahui, Festival Tanglong ke-12 yang dilaksanakan oleh Yayasan Kelua Maju Besamaan dengan keterlibatan 28 peserta menampilkan 39 mobil hias yang turut dalam pawai Tanglong.

Peserta sendiri berasal dari berbagai daerah, yakni Kecamatan Kelua sebanyak 16 peserta, Pugaan 2 peserta, Muara Harus 4 peserta, Muara Uya 1 peserta, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 3 peserta, serta Kabupaten Barito Timur (Bartim) 2 peserta.
Dengan antusiasme masyarakat dan peserta yang terus meningkat, Festival Tanglong diharapkan dapat terus berjalan dan semakin berkembang serta mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tabalong sebagai upaya melestarikan budaya lokal bernuansa religius. (din)